Notification

×

Iklan

Nuzulul Quran, MWCNU Asemrowo Gelar Santunan Yatim di Masjid Al-Mu’id

Sabtu, 07 Maret 2026 | Maret 07, 2026 WIB Last Updated 2026-03-07T08:01:41Z
Kilas Java, Surabaya – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Asemrowo terus menghidupkan kegiatan sosial dan keagamaan selama Ramadan. Salah satunya melalui kegiatan santunan anak yatim yang digelar di Masjid Al-Mu’id, Asem V, Surabaya, Jumat malam (6/3/2026).

Kegiatan tersebut dirangkai dengan Safari Ramadan MWCNU Asemrowo yang telah menjadi agenda rutin setiap bulan suci. Selain mempererat silaturahmi dengan warga, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial.

Ketua MWCNU Asemrowo, Ustadz Yahsum Makmun, menjelaskan bahwa Safari Ramadan tahun ini dilaksanakan selama empat pekan. Kegiatan santunan yang digelar di Masjid Al-Mu’id merupakan rangkaian pekan ketiga yang bertepatan dengan peringatan malam Nuzulul Quran.

“Alhamdulillah Safari Ramadan MWCNU Asemrowo sudah berjalan sampai pekan ketiga. Malam ini juga bertepatan dengan momentum Nuzulul Quran yang dilaksanakan di Masjid Al-Mu’id,” ujarnya.

Momentum tersebut dimanfaatkan pengurus untuk mengajak masyarakat berbagi kepada anak-anak yatim di sekitar lingkungan masjid. Ajakan itu mendapat respons positif dari warga yang memiliki kelebihan rezeki.

Menurut Yahsum, banyak warga yang dengan sukarela menjadi donatur dan menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu anak yatim. Antusiasme masyarakat dinilai menjadi bukti bahwa kepedulian sosial di lingkungan Asemrowo masih terjaga dengan baik.

“Alhamdulillah warga yang memiliki kemampuan dan jiwa dermawan sangat antusias. Mereka menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 16 anak yatim diundang untuk menerima santunan. Bantuan yang diberikan merupakan hasil donasi warga yang dihimpun melalui pengurus masjid dan MWCNU Asemrowo.

Yahsum menegaskan bahwa kegiatan santunan yatim bukan sekadar agenda seremonial Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Quran di tengah masyarakat.

Ia berharap momentum Nuzulul Quran dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk tidak hanya membaca Al-Quran, tetapi juga mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kepedulian terhadap anak yatim.

Dalam ajaran Islam, menyantuni anak yatim merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Banyak ayat Al-Quran yang menekankan pentingnya melindungi dan memperhatikan kehidupan anak yatim sebagai bentuk tanggung jawab sosial umat.

Ramadan sendiri menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai tersebut. Selain sebagai bulan ibadah, Ramadan juga dikenal sebagai momentum memperbanyak sedekah dan berbagi kepada sesama.

MWCNU Asemrowo berharap kegiatan santunan yatim yang digelar pada momentum Nuzulul Quran ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian masyarakat secara berkelanjutan. Tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

“Harapannya masyarakat Asemrowo semakin peduli terhadap anak yatim dan terus menumbuhkan semangat berbagi,” pungkas Yahsum. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update