Notification

×

Iklan

Iklan

UNAIR Siap Gelar UTBK SNBT 2026, Pengawasan Diperketat dan Peserta Diminta Datang Lebih Awal

Kamis, 16 April 2026 | April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-16T04:22:07Z
KILAS JAVA, SURABAYA - Universitas Airlangga (UNAIR) bersiap menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 yang akan digelar pada 21 hingga 30 April mendatang. Ribuan peserta diprediksi memadati kampus, seiring ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri.

Guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan bebas kecurangan, UNAIR memperkuat sistem pengawasan serta melakukan pengecekan fasilitas secara menyeluruh. 

Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR, Dr Achmad Solihin SE MSi, menegaskan bahwa integritas ujian menjadi prioritas utama.

“Secara umum tidak ada perbedaan aturan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Namun sanksi tegas pasti menanti siapa pun yang terbukti melanggar tata tertib demi keadilan,” ujarnya.

Pelaksanaan UTBK SNBT di UNAIR akan terpusat di Kampus Dharmawangsa-B dan Kampus MERR-C. Di dua lokasi tersebut, peserta akan melalui proses pemeriksaan berlapis sebelum memasuki ruang ujian.

Panitia mengharuskan peserta mengenakan pakaian rapi atau seragam sekolah serta sepatu. Selain itu, dokumen penting seperti kartu identitas dan bukti kelulusan wajib dibawa sebagai syarat mengikuti ujian.

“Peserta wajib membawa identitas diri dan dokumen kelulusan serta kami imbau berseragam rapi. Namun dilarang keras membawa alat komunikasi maupun kalkulator jenis apa pun,” tegas Solihin.

Larangan membawa perangkat elektronik tersebut diberlakukan untuk mencegah potensi pelanggaran selama ujian berlangsung. Pengawasan ketat juga akan dilakukan di dalam ruang ujian guna menjaga kredibilitas hasil seleksi.

Dalam pelaksanaannya, UTBK SNBT 2026 akan dibagi menjadi dua sesi setiap hari. Khusus hari Jumat, jadwal ujian disesuaikan dengan waktu ibadah. Panitia menegaskan tidak ada toleransi bagi peserta yang datang terlambat.

“Ujian berlangsung ketat dengan dua sesi harian beserta penyesuaian khusus ibadah hari Jumat. Kami tegaskan sama sekali tidak ada toleransi bagi peserta yang terlambat,” paparnya.

Di sisi lain, UNAIR juga menyiapkan fasilitas ramah disabilitas sebagai bagian dari komitmen pelayanan inklusif. Peserta dengan kebutuhan khusus akan mendapatkan dukungan penuh selama pelaksanaan ujian.

“Penyandang disabilitas akan difasilitasi secara penuh karena lokasi ujian khusus bagi peserta tuna daksa maupun tuna rungu sudah kami siapkan dengan baik,” kata Solihin.

Untuk menghindari kendala teknis, peserta dianjurkan melakukan survei lokasi sehari sebelum ujian. Kampus telah menyediakan denah serta papan penunjuk arah di sejumlah titik untuk memudahkan akses menuju ruang ujian.

“Sebaiknya peserta benar-benar meluangkan waktu untuk survei lokasi pada hari sebelumnya agar tidak tersesat meskipun kami sudah menyebar denah beserta penunjuk arah,” pungkasnya. (Nayla).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update