Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Paskah 2026, Polresta Malang Kota Turunkan Ratusan Personel Antisipasi Lonjakan Mobilitas

Jumat, 03 April 2026 | April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T03:50:13Z
KILAS JAVA, KOTA MALANG – Pengamanan rangkaian ibadah Jumat Agung hingga Hari Kebangkitan Yesus Kristus di Kota Malang mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur menyiagakan ratusan personel untuk memastikan seluruh kegiatan keagamaan berlangsung aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas selama libur panjang, Kamis (3/4/2026).

Sebanyak 500 personel diterjunkan dalam operasi pengamanan yang berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (3–6 April 2026). Selain pengamanan tempat ibadah, aparat juga difokuskan pada pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis yang berpotensi mengalami kepadatan.

Kabag Ops Polresta Malang Kota, Wiwin Rusli, yang mewakili Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa sterilisasi lokasi ibadah menjadi bagian dari upaya preventif untuk menjamin rasa aman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah.

Ia menekankan bahwa kehadiran aparat di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum keagamaan yang berpotensi meningkatkan aktivitas publik.

“Pengamanan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk pelayanan maksimal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” ujarnya.

Tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, kepolisian juga mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode long weekend. Tim pengurai lalu lintas disiagakan secara fleksibel untuk merespons potensi kemacetan yang muncul sewaktu-waktu.

Sejumlah kawasan yang menjadi prioritas pengawasan meliputi pusat pertokoan, fasilitas umum, kawasan Alun-Alun Merdeka, hingga koridor heritage di Jalan Basuki Rahmat. Selain itu, jalur perbatasan Kota dan Kabupaten Malang seperti Karanglo, Landungsari, dan Kacuk turut menjadi perhatian karena kerap menjadi titik simpul pergerakan kendaraan.

Personel juga ditempatkan di persimpangan rawan kemacetan guna mengoptimalkan kelancaran arus lalu lintas. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan potensi kepadatan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.

Menurut Wiwin, pola pengamanan tersebut merupakan kelanjutan dari strategi yang diterapkan dalam Operasi Ketupat Semeru, yang sebelumnya dinilai efektif dalam menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Malang.

Model pengamanan berbasis kehadiran personel di lapangan, sinergi lintas sektor, serta respons cepat terhadap potensi gangguan dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan selama periode libur panjang.

Polresta Malang Kota juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga kondusivitas. Layanan pengaduan cepat melalui call center 110 maupun kanal Jogo Malang Presisi di nomor 0811-1272-000 disiapkan sebagai sarana pelaporan jika ditemukan potensi gangguan kamtibmas. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update