Kilas Java, Surabaya - Kampus tak lagi cukup hanya mencetak lulusan berijazah. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membaca itu sebagai tantangan nyata. Menjelang wisuda, ITS langsung menghubungkan mahasiswanya dengan dunia kerja melalui Industrial Gathering Bursa Karier ITS (BKI) ke-46 di Novotel Samator Surabaya, Rabu (15/4/2026) malam.
Langkah ini menjadi strategi konkret ITS dalam memangkas jarak antara bangku kuliah dan kebutuhan industri. Forum tersebut mempertemukan pimpinan kampus dengan mitra perusahaan, sekaligus membuka peluang rekrutmen bagi calon lulusan.
Rektor ITS Prof Bambang Pramujati menegaskan bahwa kesiapan lulusan tidak bisa hanya mengandalkan teori di kelas. Dunia industri, kata dia, membutuhkan talenta yang sudah terlatih dan memahami ritme kerja sejak dini.
“Kerja sama magang menjadi instrumen penting agar mahasiswa memiliki pengalaman sebelum benar-benar terjun ke industri. Tapi kami juga berharap lulusan ITS berani mengambil jalan sebagai entrepreneur,” ujarnya.
Ia menilai, kombinasi antara kesiapan kerja dan jiwa kewirausahaan akan menjadi kekuatan utama lulusan ITS di tengah persaingan global yang semakin kompetitif.
Dalam sesi diskusi, Guru Besar Departemen Teknik Fisika ITS Prof Aulia Siti Aisjah memaparkan bahwa kolaborasi industri bukan lagi opsi tambahan, melainkan bagian dari sistem pendidikan itu sendiri. ITS, lanjutnya, telah mengintegrasikan pengalaman industri ke dalam kurikulum.
“Mahasiswa perlu merasakan langsung dinamika dunia kerja. Di Fakultas Vokasi, kerja sama industri bahkan dikonversi hingga 17 sampai 20 SKS,” jelasnya.
Aulia yang juga menjabat Direktur Pengembangan Akademik dan Inovasi Pembelajaran ITS menambahkan, fleksibilitas kurikulum menjadi kunci agar lulusan tetap relevan dengan perkembangan zaman. Mahasiswa didorong membentuk profil kompetensi masing-masing melalui pilihan mata kuliah yang adaptif.
Pendekatan ini membuat lulusan tidak seragam, melainkan memiliki keunggulan spesifik sesuai minat dan kebutuhan industri.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Pengembangan Kewirausahaan dan Karir ITS, Hertiari Idajati, mengungkapkan bahwa ITS tengah mengakselerasi transformasi menuju entrepreneur university pada 2030. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan Job Portal ITS sebagai penghubung langsung antara lulusan dan perusahaan.
“Bursa Karier ITS juga rutin digelar dua kali setahun untuk memperluas akses mahasiswa ke dunia kerja,” ujarnya.
Industrial Gathering BKI ke-46 menjadi bagian dari upaya besar ITS membangun ekosistem yang saling terhubung antara kampus dan industri. Pertemuan ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing. (Nay).

