Notification

×

Iklan

Iklan

Hi UNUSA Shuttle Diluncurkan, Unusa Perkuat Kampus Ramah Lingkungan

Kamis, 02 April 2026 | April 02, 2026 WIB Last Updated 2026-04-02T00:27:12Z
KILAS JAVA, SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya kembali menunjukkan respons cepat terhadap arah kebijakan nasional. Kali ini, kampus tersebut meluncurkan layanan transportasi antar kampus bertajuk Hi UNUSA Shuttle (HUS) sebagai bagian dari implementasi transformasi budaya kerja dan energi.

Program ini tidak berhenti pada aspek mobilitas. Unusa mengemasnya sebagai langkah konkret mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta penciptaan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan di kawasan perkotaan.

Dengan lokasi kampus yang tersebar di beberapa titik di Surabaya, kebutuhan mobilitas sivitas akademika selama ini tergolong tinggi. Kondisi tersebut kerap berdampak pada meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi, yang berimplikasi pada kemacetan dan konsumsi energi.

Rektor Unusa, Tri Yogi Yuwono, menjelaskan bahwa kehadiran shuttle ini menjadi bagian dari strategi institusi dalam memperkuat kontribusi pada pemeringkatan global berbasis keberlanjutan, khususnya THE Impact Rankings.

Ia menekankan, perguruan tinggi tidak hanya dituntut unggul dalam akademik, tetapi juga adaptif terhadap isu global seperti perubahan iklim dan efisiensi energi. 

Melalui HUS, Unusa mencoba menghadirkan solusi nyata yang berdampak langsung pada lingkungan kampus.

Pada tahap awal, layanan ini masih diuji coba dengan satu armada yang melayani rute antar Kampus A, B, dan C. Jadwal operasional telah disusun untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas harian mahasiswa dan tenaga pendidik.

Manajemen kampus akan melakukan evaluasi secara berkala, mencakup tingkat keterisian penumpang, pengurangan penggunaan kendaraan pribadi, hingga efisiensi operasional. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan pengembangan layanan ke depan.

Selain penyediaan fasilitas, Unusa juga mendorong perubahan perilaku di kalangan sivitas akademika. Penggunaan transportasi bersama diharapkan menjadi kebiasaan baru yang lebih hemat energi sekaligus berkontribusi pada penurunan emisi karbon.

Langkah ini sekaligus mempertegas arah pengembangan Unusa sebagai kampus berbasis green campus dan smart mobility, yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga aktif membentuk ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update