Notification

×

Iklan

Iklan

Town Hall ITS 2026, Rektor Ajak Sivitas Satu Frekuensi Menuju Kampus Kelas Dunia

Rabu, 11 Februari 2026 | Februari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T11:15:25Z
Kilas Java, Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak ingin berjalan sendiri-sendiri dalam menghadapi tantangan 2026. Melalui Annual Gathering yang dikemas dalam konsep town hall meeting, Selasa (10/2/2026), kampus teknologi itu menyatukan pimpinan dan sivitas dalam satu forum terbuka. 

Tujuannya jelas: menyamakan arah dan memperkuat komitmen menuju kampus yang tangguh dan berdampak global.

Bertempat di Grha Sepuluh Nopember, kegiatan bertema Pimpinan Menyapa, Sivitas Bicara tersebut menghadirkan tiga pilar tertinggi ITS. Rektor, Ketua Senat Akademik, dan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) duduk bersama di hadapan dosen, tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa. Format dialog terbuka dipilih agar komunikasi tak lagi berjarak.

Rektor ITS Prof Bambang Pramujati menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum konsolidasi. Ia memaparkan target kinerja ITS tahun 2026 secara terbuka sebagai panduan bersama. Menurutnya, keberhasilan institusi sangat ditentukan oleh kesatuan langkah.

“Energi besar yang kita miliki harus dikelola secara kolektif dan terarah,” ujarnya. 

Guru Besar Teknik Mesin itu mengingatkan, tanpa koordinasi yang solid, potensi hanya akan menjadi angka di atas kertas.

ITS, lanjut Bambang, memprioritaskan penguatan sebagai perguruan tinggi yang tangguh, berdampak, dan mendunia. Upaya itu ditopang pengembangan infrastruktur fisik yang memadai, sistem teknologi informasi yang andal, serta tata kelola sumber daya yang profesional. 

Fondasi kelembagaan yang kuat dinilai menjadi syarat mutlak agar setiap kebijakan memberi hasil nyata.

Semua strategi tersebut bermuara pada peningkatan kualitas lulusan. ITS menargetkan SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional. 

“Kontribusi kita tidak boleh berhenti di level nasional. Kita harus menembus panggung global,” tegasnya.

Ketua Senat Akademik ITS Prof Adi Soeprijanto menambahkan, pihaknya berkomitmen menjaga mutu akademik. Pengawasan terhadap pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, evaluasi kualitas pembelajaran, hingga kepatuhan regulasi menjadi fokus utama. Menurutnya, transformasi tidak boleh mengabaikan standar akademik.

Sementara itu, Ketua MWA ITS Prof Priyo Suprobo menegaskan peran strategis MWA dalam menjaga arah kebijakan. Mulai dari penetapan nilai dan norma institusi hingga evaluasi pimpinan, semuanya diarahkan agar tetap selaras dengan visi jangka panjang ITS.

Town hall ini bukan sekadar agenda tahunan. Forum tersebut menjadi sinyal kuat bahwa ITS serius membangun budaya kepemimpinan partisipatif. Di tengah persaingan global yang kian ketat, kekompakan internal menjadi modal utama.

Dengan menyatukan suara dan langkah, ITS optimistis target 2026 bukan sekadar wacana. Kampus ini bersiap tancap gas, memperkuat daya saing, dan memperluas dampak hingga level internasional. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update