Notification

×

Iklan

Iklan

Buruan Daftar SNBT 2026, ITS Sediakan 49 Lab dan Ribuan Kursi UTBK

Kamis, 02 April 2026 | April 02, 2026 WIB Last Updated 2026-04-02T08:04:45Z
Kilas Java, Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mulai menggeber jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Melalui sosialisasi daring yang digelar Kamis (2/4), ITS membedah secara rinci mekanisme Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sekaligus membuka peta peluang bagi calon mahasiswa.

Pendaftaran SNBT telah dibuka sejak 25 Maret dan akan ditutup pada 7 April 2026. Sekretaris Panitia SNPMB 2026 Bekti Cahyo Hidayanto menegaskan, jalur ini menjadi salah satu pintu masuk terbesar ke ITS dengan alokasi minimal 30 persen dari total penerimaan mahasiswa baru.

“Ini belum termasuk jalur mandiri, sehingga peluang sebenarnya masih lebih besar,” ujarnya.

Perubahan signifikan muncul pada sistem pemilihan lokasi UTBK. Tahun ini peserta tidak lagi memilih berdasarkan perguruan tinggi, melainkan kota. Terdapat 80 kota pilihan dengan 74 pusat UTBK PTN. Penentuan lokasi akhir akan diatur panitia berdasarkan titik koordinat peserta.

Dari sisi materi, SNBT 2026 tetap mengusung tujuh subtes yang mencakup tes potensi skolastik dan tes literasi. Total durasi ujian mencapai 195 menit. Menariknya, pada literasi bahasa Indonesia, soal tidak lagi sekadar bahasa, tetapi dikaitkan dengan konteks sains, teknologi, hingga sosial humaniora.

Pembobotan nilai pun tidak seragam. Setiap program studi memiliki skema penilaian berbeda, sehingga strategi memilih jurusan menjadi faktor krusial.

Wakil Rektor I ITS, Nurul Widiastuti, mengingatkan bahwa kompetisi SNBT bukan hanya soal kecerdasan akademik. Ia menyoroti pentingnya kesiapan mental dan spiritual sebagai penentu performa saat ujian.

“Belajar itu wajib, tapi jangan abaikan doa dan restu orang tua,” pesannya.

ITS juga mencatat peningkatan minat yang terus terjadi setiap tahun. Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS, Nani Kurniati, menyebut kampusnya kini membuka 46 program studi dari delapan fakultas, dengan daya tampung yang ikut ditingkatkan.

Tahun ini kuota penerimaan mahasiswa baru naik menjadi 7.035 orang, atau bertambah 3,63 persen dibanding tahun sebelumnya. SNBT menjadi salah satu jalur dengan porsi signifikan dalam komposisi tersebut.

Di sisi teknis, ITS memperkuat kesiapan sebagai tuan rumah UTBK. Direktur Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi ITS, Bagus Jati Santoso, mengungkapkan penambahan fasilitas laboratorium komputer dari 45 menjadi 49 unit.

Kapasitas per sesi kini mencapai 1.047 peserta. Dengan 13 sesi ujian selama tujuh hari, total daya tampung mencapai 13.611 peserta UTBK.

Untuk menjamin kelancaran, ITS menyiapkan tiga server utama berstandar nasional lengkap dengan skenario mitigasi gangguan teknis. Uji coba sistem juga akan dilakukan secara serentak dalam waktu dekat.

ITS menekankan pentingnya akses informasi yang valid. Calon peserta diminta merujuk pada kanal resmi perguruan tinggi agar tidak terjebak informasi yang menyesatkan di luar sumber kredibel.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen ITS dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memastikan proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update