Notification

×

Iklan

Iklan

Alumni Perikanan UNAIR Dorong Swasembada Pangan Lewat Industri dan Wirausaha

Selasa, 07 April 2026 | April 07, 2026 WIB Last Updated 2026-04-07T11:38:45Z
Kilas Java, Surabaya - Alumni Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga kembali menorehkan kiprah di sektor industri. Ismi Muhammad Habib Pahlawi, lulusan fakultas tersebut, kini menjabat sebagai Manager Sales Area Jawa–Bali di PT Haida Agriculture Indonesia, perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pakan ternak dan akuatik.

Dalam posisinya, Habib memegang tanggung jawab atas pengelolaan pemasaran sekaligus pengembangan wilayah yang mencakup sepuluh daerah, mulai dari Banyuwangi, sejumlah wilayah di Jawa Timur, hingga Bali. 

Ia juga memimpin tim yang terdiri dari tujuh orang untuk memastikan operasional berjalan efektif di kawasan tersebut.

Kariernya di perusahaan itu telah berlangsung selama sembilan tahun. Dalam kurun waktu tersebut, ia tidak hanya membangun jaringan pemasaran, tetapi juga memperkuat struktur tim kerja yang menjadi tulang punggung aktivitas bisnis di lapangan.

Habib menilai fondasi profesionalnya terbentuk sejak masa kuliah. Ia mengingat pengalaman sebagai asisten dosen sebagai salah satu titik penting dalam pembentukan karakter kerja. 

“Menjadi asisten dosen memberi saya kesempatan belajar bekerja dalam tim, memahami tanggung jawab, serta melatih komunikasi. Hal ini sangat bermanfaat dengan dunia kerja yang saya jalani sekarang,” ujarnya.

Di luar aktivitas korporasi, Habib bersama istrinya—yang juga merupakan alumni Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga—mengembangkan usaha di sektor pangan beku sejak 2019. Usaha tersebut berfokus pada komoditas perikanan seperti udang beku, tuna, dan fillet ikan, yang menyasar kebutuhan pasar domestik.

Menurut Habib, perjalanan karier di sektor industri tidak dapat dilepaskan dari proses panjang yang menuntut ketekunan. Ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk terus belajar di tengah dinamika industri yang kompetitif. 

“Selama bertahun-tahun di bidang industri, saya belajar bahwa hasil besar memerlukan proses yang panjang. Proses tersebut menuntut kemampuan beradaptasi, kemauan untuk terus belajar, serta kedisiplinan yang tinggi,” katanya.

Ia juga mendorong mahasiswa perikanan untuk tidak ragu menjajaki berbagai peluang di sektor tersebut. Baginya, bidang perikanan menyimpan potensi strategis dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan nasional berbasis sumber daya kelautan. 

“Jangan pernah takut untuk mencoba. Jangan melihat sesuatu hanya dari sisi struggle-nya, karena tidak ada hal yang benar-benar mudah. Dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki, mahasiswa perikanan harus bisa membantu swadaya pangan perikanan,” ujarnya.

Habib menambahkan, ada tiga aspek yang perlu dipersiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja maupun merintis usaha, yakni modal, karakter, dan mental. Ketiganya, menurut dia, menjadi bekal utama untuk menghadapi tekanan sekaligus peluang dalam industri yang terus berkembang. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update