Notification

×

Iklan

Iklan

Sembilan Bidang ITS Masuk Ranking Dunia, Reputasi Global Makin Kokoh

Selasa, 31 Maret 2026 | Maret 31, 2026 WIB Last Updated 2026-03-31T08:04:01Z
Kilas Java, Surabaya – Penguatan reputasi akademik global Institut Teknologi Sepuluh Nopember kian nyata. Dalam pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2026, kampus yang dikenal sebagai Kampus Pahlawan ini berhasil memperluas pengakuan internasional dengan masuknya tiga subjek baru ke dalam daftar peringkat dunia.

Capaian tersebut membuat total sembilan subjek ITS kini berada di level global. Tidak hanya bertambah, performa keseluruhan juga menunjukkan stabilitas yang kuat, tanpa adanya penurunan peringkat pada bidang yang telah lebih dulu masuk.

Tiga subjek anyar itu meliputi Bisnis dan Manajemen di peringkat 551–600 dunia, Fisika dan Astronomi pada rentang yang sama, serta Kimia di posisi 601–700 dunia. 

Sementara itu, lima subjek lainnya mengalami peningkatan posisi dan satu subjek bertahan pada peringkat sebelumnya.

Kepala Unit Reputasi Institusi ITS, Sarah Cahyadini, menilai hasil ini sebagai refleksi dari strategi institusi yang semakin terarah, khususnya dalam penguatan riset dan perluasan jejaring internasional.

"Ini menunjukkan bahwa pengakuan dunia terhadap ITS tidak hanya bertahan, tetapi juga meluas ke bidang-bidang baru," ujarnya.

Ia menjelaskan, perbedaan karakteristik penilaian menjadi faktor penting dalam capaian tersebut. Untuk bidang Bisnis dan Manajemen, dominasi penilaian terletak pada reputasi akademik dan persepsi pengguna lulusan. 

Adapun pada bidang sains seperti Fisika dan Kimia, indikator seperti sitasi ilmiah, kolaborasi riset global, dan H-index turut menjadi penentu utama.

Menurut Sarah, konsistensi dalam publikasi ilmiah serta kemitraan dengan institusi internasional berperan besar dalam meningkatkan visibilitas dan dampak riset ITS. 

Kolaborasi lintas negara dinilai mampu mempercepat distribusi pengetahuan sekaligus memperkuat posisi dalam ekosistem akademik global.

Selain itu, aspek employer reputation juga memberi kontribusi signifikan. Kinerja lulusan ITS di dunia kerja dinilai menjadi indikator relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri global, sekaligus memperkuat citra institusi di mata dunia.

Langkah strategis ITS ini juga sejalan dengan agenda pembangunan global, terutama dalam mendorong kualitas pendidikan serta inovasi berbasis riset.

ITS pun mulai memetakan pengembangan ke depan dengan mendorong bidang-bidang potensial seperti data science dan civil engineering agar dapat menyusul masuk dalam pemeringkatan dunia. 

Upaya ini didukung penguatan sistem manajemen riset yang terintegrasi dan berbasis data.

"Fokus kami bukan hanya masuk peringkat, tetapi memastikan kualitas akademik dan dampak riset terus meningkat," ungkap Sarah. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update