Kilas Java, Surabaya – Transformasi digital di sektor kesehatan kian merambah dunia pendidikan tinggi. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengambil langkah konkret dengan menjalin kemitraan strategis bersama Trustmedis guna memperkuat pembelajaran berbasis teknologi.
Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi kesehatan. Fokus utamanya adalah menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan selaras dengan kebutuhan industri.
Salah satu program unggulan dalam kolaborasi ini adalah penggunaan platform SIMRS Trustmedis sebagai media pembelajaran. Melalui sistem tersebut, mahasiswa dapat memahami Rekam Medis Elektronik secara langsung, sekaligus mengenal praktik pengelolaan data kesehatan berbasis digital.
CEO Trustmedis, Achmad Zulkarnain Aljufri, menyatakan bahwa dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem kesehatan digital.
Ia menegaskan bahwa platform disediakan tanpa biaya agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh sivitas akademika. “Platform ini kami berikan secara gratis agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pembelajaran, riset, serta peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen,” ujarnya.
Selain pemanfaatan sistem, kedua pihak juga menyepakati pengembangan program pelatihan dan sertifikasi, riset kolaboratif, hingga penyediaan akses magang bagi mahasiswa.
Berbagai kegiatan akademik seperti seminar, workshop, dan kuliah tamu akan digelar untuk memperkuat pemahaman tentang transformasi digital di layanan kesehatan.
Rektor Unusa, Tri Yogi Yuwono, menilai kerja sama ini sebagai upaya strategis dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era digital. Ia menekankan pentingnya integrasi teknologi untuk meningkatkan daya saing lulusan.
“Kerja sama ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam penguatan pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan kualitas riset, serta pengembangan kompetensi mahasiswa,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, Unusa akan mengoptimalkan penggunaan sistem untuk kebutuhan akademik dengan tetap memperhatikan aspek etika, regulasi, serta keamanan data.
Sementara itu, Trustmedis berperan dalam menyediakan dukungan teknis dan pendampingan agar implementasi berjalan efektif.
Kemitraan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi, khususnya dalam peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik, penguatan pengalaman mahasiswa di luar kampus, serta perluasan kemitraan dengan dunia industri.
Di sisi lain, kolaborasi tersebut selaras dengan target pembangunan berkelanjutan, terutama dalam mendorong akses pendidikan berkualitas, penguatan inovasi, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi digital. (Nay).

