Notification

×

Iklan

Iklan

Mudik Lebaran 2026, Jasa Raharja Jatim Siaga 24 Jam di Empat Pos Pelayanan Terpadu

Jumat, 13 Maret 2026 | Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T08:40:05Z
Kilas Java, Surabaya – Menyambut periode Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur menyiagakan sejumlah Pos Pelayanan Terpadu di jalur strategis arus mudik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa libur Lebaran.

Empat titik pos pelayanan terpadu tersebut berada di Pos Karanglo Malang, Pos Monumen Soerjo Ngawi, Pos Omah Jowo Magetan, serta Pos Simpang 3 Suboh Besuki. Keempat lokasi ini dipilih karena menjadi jalur penting mobilitas kendaraan pemudik yang melintasi wilayah Jawa Timur.

Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur, Dwi Sasono, menjelaskan bahwa keberadaan pos pelayanan terpadu merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan cepat dan responsif bagi masyarakat.

Menurut dia, pengoperasian pos tersebut juga merupakan hasil kolaborasi lintas instansi dengan berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya Kepolisian Daerah Jawa Timur, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta pemerintah daerah setempat.

Melalui sinergi tersebut, Jasa Raharja memastikan bahwa pelayanan santunan kepada korban kecelakaan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan humanis. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan dukungan langsung kepada masyarakat selama perjalanan mudik.

Selama periode Siaga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, Jasa Raharja Jawa Timur juga mengerahkan 152 personel yang bersiaga selama 24 jam. Personel tersebut tersebar di satu Posko Induk Kantor Wilayah, delapan Posko Kantor Cabang, serta lima Posko Kantor Pelayanan.

Selain dukungan sumber daya manusia, Jasa Raharja juga memperkuat jejaring layanan kesehatan melalui kerja sama dengan 359 rumah sakit yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur. Kolaborasi ini menjadi bagian dari sistem penanganan cepat terhadap korban kecelakaan lalu lintas.

Dalam praktiknya, penjaminan korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit dilakukan secara realtime melalui aplikasi JRCare. Sistem digital tersebut memungkinkan seluruh rumah sakit mitra mengakses layanan penjaminan biaya perawatan secara cepat, sehingga proses penanganan medis dapat segera dilakukan tanpa hambatan administratif.

Sepanjang tahun 2025, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur tercatat telah menyalurkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas dengan total nilai mencapai 692 miliar rupiah. 

Penyaluran tersebut dilakukan dengan mengedepankan kualitas pelayanan berbasis digital serta koordinasi intensif bersama berbagai instansi terkait.

Selain fokus pada pelayanan santunan, Jasa Raharja juga terus mendorong berbagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya pada periode mobilitas tinggi seperti musim mudik Lebaran.

Dwi Sasono mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk mengutamakan keselamatan berkendara. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik pengemudi serta memastikan kendaraan berada dalam kondisi laik jalan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Para pemudik juga diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta memanfaatkan waktu istirahat yang cukup selama perjalanan.

Pada kesempatan yang sama, Jasa Raharja turut mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan terhadap pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). 

Kepatuhan tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab pengguna kendaraan sekaligus jaminan perlindungan dasar bagi seluruh pengguna jalan.

Bagi masyarakat yang menggunakan angkutan umum, Jasa Raharja juga mengimbau agar memastikan kendaraan yang digunakan telah melunasi Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU), sehingga perlindungan terhadap penumpang tetap terjamin apabila terjadi risiko kecelakaan.

Selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, pelayanan Kantor Bersama Samsat di wilayah Jawa Timur juga mengalami penyesuaian. Pelayanan tatap muka akan diliburkan pada 18 hingga 24 Maret 2026.

Meski demikian, pembayaran PKB dan SWDKLLJ tetap dapat dilakukan kapan saja melalui berbagai kanal digital. Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Signal, gerai Indomaret dan Alfamart, serta berbagai layanan E-Samsat Jawa Timur lainnya untuk melakukan pembayaran secara mudah, cepat, dan aman, termasuk selama masa libur Lebaran. (Ir).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update