Notification

×

Iklan

Buka Bersama Ramadan, IM FHISIP UT Surabaya Bahas Program Pencegahan Perundungan

Minggu, 08 Maret 2026 | Maret 08, 2026 WIB Last Updated 2026-03-08T15:27:09Z
KILAS JAVA, SURABAYA – Ikatan Mahasiswa Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (IM FHISIP) Universitas Terbuka Surabaya menggelar kegiatan buka bersama dan silaturahmi pada Minggu (8/3/2026) di Ropopang Surabaya. Pertemuan ini dimanfaatkan sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus merumuskan langkah program kerja organisasi.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang telah dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting. Dalam pertemuan tatap muka ini, para mahasiswa membahas berbagai rencana kegiatan yang akan dijalankan oleh masing-masing divisi.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah usulan dari Divisi Pengabdian Masyarakat mengenai program sosialisasi pencegahan perundungan di kalangan pelajar. Program ini dirancang menyasar siswa sekolah menengah pertama (SMP), yang dinilai berada pada fase usia rentan terhadap konflik sosial dan tekanan pergaulan.

Ketua IM FHISIP Universitas Terbuka Surabaya, HR Mawardi, menyambut positif gagasan tersebut. Ia menilai edukasi mengenai perundungan perlu terus digencarkan karena fenomena ini tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi juga meluas ke ruang digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membuat praktik perundungan semakin kompleks. Tidak sedikit pelajar yang mengalami tekanan psikologis akibat ejekan, intimidasi, maupun pengucilan di dunia maya.

“Tema perundungan di era globalisasi sangat penting. Perundungan tidak hanya terjadi di sekolah-sekolah, tetapi juga di dunia maya. Ini menjadi perhatian bersama karena menunjukkan adanya krisis moral yang harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Rencananya, kegiatan sosialisasi tersebut akan dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru sekitar Juli mendatang. Waktu ini dipilih karena bertepatan dengan masa awal siswa memasuki lingkungan sekolah dan membangun pergaulan baru.

Dalam pelaksanaannya, IM FHISIP Universitas Terbuka Surabaya berencana menggandeng sejumlah pihak untuk memperkuat materi edukasi. 

Di antaranya pakar psikologi, aparat kepolisian, serta pihak lain yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan anak dan pendidikan karakter.

Mahasiswa juga berencana melakukan kunjungan awal ke sejumlah sekolah yang akan menjadi sasaran program. Sekolah-sekolah di kawasan Surabaya Utara menjadi salah satu prioritas dalam tahap awal kegiatan.

Keterlibatan mahasiswa dalam program pencegahan perundungan menjadi bagian dari peran strategis generasi muda dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih sehat. 

Melalui kegiatan sosialisasi, mahasiswa dapat memberikan pemahaman kepada pelajar tentang dampak perundungan serta pentingnya membangun sikap saling menghargai dalam pergaulan.

Selain itu, mahasiswa juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara dunia akademik dan lingkungan sekolah. Pendekatan yang lebih dekat dengan generasi pelajar membuat pesan edukasi mengenai empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial dapat lebih mudah diterima.

Kegiatan buka bersama dan silaturahmi tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota IM FHISIP Universitas Terbuka Surabaya, di antaranya Aji Maulana, Zaza, Vida, Irna, Balqis, Jay, Firdi, Satrio, Imee, Krisna, Vania, dan Nasha. 

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat Ramadan, sekaligus menjadi ruang diskusi untuk memperkuat peran mahasiswa dalam kegiatan sosial di masyarakat. (Nay)., 
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update