Notification

×

Iklan

Iklan

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polisi Tanjung Perak Bidik Pelanggaran dan Curanmor

Selasa, 10 Februari 2026 | Februari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-02-10T12:40:22Z
Kilas Java, Tanjung Perak - Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak memperketat pengawasan lalu lintas melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026. Dalam razia terbaru di pintu masuk Jembatan Suramadu sisi Kenjeran, petugas menyita tiga unit sepeda motor milik pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen kendaraan.

Pemeriksaan yang digelar Selasa, 10 Februari 2026, itu menyasar kepatuhan administrasi dan keselamatan berkendara. Polisi memeriksa surat-surat kendaraan, penggunaan helm, serta kelengkapan standar keselamatan lainnya.

Dalam operasi tersebut, petugas masih menemukan sejumlah pelanggaran mendasar. Selain pengendara yang tidak membawa SIM dan STNK, polisi mendapati pelanggaran keselamatan yang dinilai berisiko tinggi. Salah satunya, pengendara sepeda motor yang hanya mengenakan kopyah tanpa helm saat melintas di jalur Suramadu.

Terhadap pelanggaran semacam itu, petugas memberikan teguran keras disertai edukasi di lokasi pemeriksaan. Polisi menilai rendahnya kesadaran keselamatan masih menjadi persoalan serius di jalan raya.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan, penertiban ini merupakan bagian dari instruksi Kapolres untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib dan aman secara berkelanjutan.

“Pemeriksaan ini tidak hanya untuk menegakkan aturan lalu lintas, tetapi juga sebagai langkah pencegahan terhadap tindak pidana, khususnya pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” kata Suroto, Selasa, 10 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penyitaan kendaraan dilakukan karena pengendara tidak mampu menunjukkan dokumen sah kepemilikan saat pemeriksaan berlangsung. Kendaraan yang diamankan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini menjadi rangkaian awal pengamanan lalu lintas menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026.

Tahun ini, Operasi Keselamatan Semeru mengusung tema Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026. Polisi mengedepankan strategi preemtif, preventif, dan represif secara berimbang.

Menurut Suroto, pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan disiplin berlalu lintas, sekaligus menekan potensi kecelakaan dan kriminalitas jalanan.

“Kami berharap pengendara roda dua maupun roda empat lebih patuh terhadap aturan. Kelalaian di jalan raya bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” ujarnya. (Red).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update