Kilas Java, Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk kembali menegaskan posisinya sebagai bagian dari tulang punggung ekosistem pembiayaan nasional dengan berpartisipasi sebagai sponsor Indonesia Economic Summit (IES) 2026. Forum strategis yang digagas Indonesian Business Council (IBC) ini menjadi ruang temu pembuat kebijakan, pelaku usaha, dan investor untuk membaca arah ekonomi Indonesia di tengah tekanan global yang kian kompleks.
Keterlibatan OCBC dalam IES 2026 mencerminkan peran aktif sektor perbankan dalam membangun iklim usaha dan investasi yang kredibel. Di tengah kebutuhan pembiayaan besar untuk mendorong ekspansi ekonomi, forum ini dipandang sebagai medium penting untuk mempertemukan kepentingan negara dan pasar dalam satu kerangka dialog kebijakan yang rasional dan berbasis data.
IES 2026 juga bersinggungan langsung dengan agenda besar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menempatkan target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sebagai sasaran ambisius. Dalam peta jalan tersebut, sektor swasta diposisikan bukan sekadar pelengkap, melainkan motor utama pertumbuhan melalui peningkatan investasi dan produktivitas.
Salah satu diskusi kunci dalam Indonesia Economic Summit 2026 mengangkat tema Aligning Policy and Private Capital to Debottleneck Indonesia’s Growth. Tema ini menyoroti tantangan struktural yang selama ini menghambat laju ekonomi, mulai dari keterbatasan pembiayaan jangka panjang hingga kebutuhan akan pendalaman pasar keuangan dan penguatan kepercayaan investor.
Bagi OCBC, isu tersebut sejalan dengan peran perbankan sebagai penghubung antara kebijakan publik dan arus modal swasta. “Indonesia membutuhkan ekosistem keuangan yang solid untuk menopang aktivitas bisnis dan investasi yang berkelanjutan. Melalui partisipasi di Indonesia Economic Summit, OCBC menegaskan komitmennya untuk mendukung dunia usaha dengan solusi perbankan yang relevan, adaptif terhadap dinamika global, sekaligus mendorong transisi menuju ekonomi hijau,” ujar Suwano, Head of Corporate Banking OCBC.
Melalui lini Corporate Banking, OCBC menyediakan beragam solusi pembiayaan bagi korporasi dan institusi, mulai dari pembiayaan modal kerja dan investasi, trade finance, cash management, hingga layanan treasury. Pendekatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia usaha yang kian kompleks, di mana ekspansi bisnis tidak lagi cukup ditopang oleh pembiayaan konvensional semata.
OCBC juga menempatkan dukungan regional sebagai nilai tambah strategis. Dengan kapabilitas cross-border banking yang terintegrasi dalam jaringan OCBC Group, bank ini memfasilitasi transaksi lintas negara serta arus investasi internasional ke Indonesia.
Termasuk di dalamnya dukungan terhadap konektivitas bisnis dengan China melalui layanan China Business Office, yang selama ini menjadi salah satu sumber investasi penting bagi kawasan.
Selain layanan perbankan inti, OCBC menghadirkan ONe Connect Series, sebuah forum kolaborasi tahunan yang mempertemukan pelaku industri, pengusaha, pakar, dan investor dari dalam dan luar negeri. Inisiatif ini menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus jejaring strategis untuk mendorong sinergi lintas sektor dalam memajukan industri nasional.
Seluruh layanan tersebut ditopang oleh solusi digital komprehensif yang dirancang untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan keamanan bagi nasabah korporasi. Di tengah tuntutan efisiensi dan transparansi, transformasi digital menjadi elemen penting dalam memperkuat daya saing sektor keuangan nasional.
Dengan keterlibatannya di Indonesia Economic Summit 2026, OCBC menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam upaya membuka sumbatan struktural pertumbuhan ekonomi Indonesia dan memperkuat fondasi investasi jangka panjang. (Red).



