Notification

×

Iklan

Iklan

Mobilitas Awal Tahun Meningkat, KAI Daop 8 Surabaya Catat Kinerja Positif

Senin, 09 Februari 2026 | Februari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-02-09T06:22:03Z
Kilas Java, Surabaya – Awal 2026 menjadi penanda kinerja positif bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat pasca-libur akhir tahun, moda transportasi kereta api kian mengukuhkan diri sebagai pilihan utama publik. Faktor keamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan akses layanan menjadi penopang utama peningkatan jumlah penumpang.

Sepanjang Januari 2026, KAI Daop 8 Surabaya melayani 1.013.788 pelanggan. Angka ini tumbuh sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada Januari 2025 yang tercatat sebanyak 989.568 pelanggan. 

Pertumbuhan tersebut menegaskan tren kepercayaan masyarakat yang terus menguat terhadap layanan transportasi berbasis rel, khususnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut capaian ini tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan. 

“Kami terus berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi pelanggan. Mulai dari peningkatan fasilitas stasiun, kebersihan sarana, ketepatan waktu perjalanan, hingga kemudahan pembelian tiket melalui berbagai kanal digital,” ujar Mahendro.

Lonjakan volume penumpang terutama terkonsentrasi di sejumlah stasiun utama. Stasiun Surabaya Gubeng tercatat melayani 305.775 pelanggan selama Januari 2026. 

Disusul Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 281.789 pelanggan dan Stasiun Malang sebanyak 176.968 pelanggan. Ketiga stasiun tersebut menjadi simpul mobilitas penting yang menghubungkan pusat-pusat ekonomi, pendidikan, dan pariwisata di Jawa Timur.

Di luar aspek layanan, KAI Daop 8 Surabaya juga menempatkan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama. Pemeriksaan rutin terhadap sarana dan prasarana terus dilakukan untuk memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan sesuai standar operasional. 

Edukasi keselamatan kepada masyarakat di sekitar jalur rel pun digencarkan guna meminimalkan potensi gangguan perjalanan.

Upaya tersebut diperkuat dengan berbagai inovasi layanan yang menyasar pengalaman pelanggan. KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan peningkatan fasilitas ruang tunggu, penerapan teknologi face recognition untuk mempercepat proses boarding, serta penyediaan informasi perjalanan secara real-time melalui passenger information display system dan signage digital di area stasiun. Digitalisasi ini dinilai efektif membantu pelanggan memperoleh informasi secara cepat, jelas, dan akurat.

Mahendro menegaskan, performa positif di awal tahun menjadi modal penting untuk menghadapi dinamika mobilitas masyarakat yang semakin kompleks. 

“Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan inovasi layanan agar KAI tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan. Dengan capaian ini, kami optimistis tren kinerja yang baik dapat terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan,” kata dia.

Pertumbuhan jumlah penumpang di Januari 2026 mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat menuju transportasi publik yang lebih efisien dan berkelanjutan. Di tengah tantangan kemacetan dan tekanan lingkungan, kereta api semakin dipandang sebagai solusi mobilitas yang rasional, modern, dan berorientasi masa depan. (Red).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update