KILAS JAVA, SURABAYA – Pembinaan olahraga yang konsisten di lingkungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali membuahkan hasil manis. Dalam Turnamen Karate Piala Kapolda Jawa Timur 2026, tim karate binaan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak sukses mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih total 18 medali dan tiga penghargaan Best of The Best.
Prestasi tersebut menjadi catatan membanggakan menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Di tengah persaingan ketat yang melibatkan ratusan karateka dari berbagai daerah dan institusi di Jawa Timur, kontingen Polres Pelabuhan Tanjung Perak mampu menunjukkan kualitas dan daya saing yang tinggi.
Kejuaraan berlangsung selama dua hari, 20-21 Juni 2026, di GOR Bola Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Ajang ini menjadi salah satu kompetisi karate bergengsi yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80.
Kontingen Polres Pelabuhan Tanjung Perak dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H. sebagai ketua kontingen. Tim terdiri atas personel Polri dan atlet-atlet muda yang bertanding pada berbagai kategori usia di nomor kata maupun kumite.
Hasil yang diraih terbilang impresif. Tim karate Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengoleksi enam medali emas, enam medali perak, dan enam medali perunggu. Torehan tersebut menempatkan kontingen sebagai salah satu peserta dengan capaian paling menonjol selama kejuaraan berlangsung.
Tak hanya unggul dalam perolehan medali, tiga atlet dari kontingen juga berhasil meraih gelar Best of The Best. Penghargaan itu diberikan kepada atlet dengan performa terbaik berdasarkan kualitas teknik, konsistensi, dan kemampuan menghadapi tekanan pertandingan.
Ketua Kontingen AKP Adik Agus Putrawan menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani para atlet dan pelatih.
"Kontingen kami berhasil meraih enam medali emas, enam medali perak, enam medali perunggu, serta menempatkan tiga atlet sebagai Best of The Best. Hasil ini merupakan buah dari latihan yang konsisten, kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan penuh seluruh tim. Prestasi ini kami persembahkan untuk Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan sebagai kado terbaik pada Hari Bhayangkara ke-80," ujarnya, Senin (22/6).
Menurut dia, capaian tersebut tidak diraih secara instan. Disiplin latihan, pembinaan yang berkelanjutan, serta komitmen seluruh atlet menjadi faktor utama yang mengantarkan kontingen meraih hasil maksimal di arena pertandingan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa anggota Polri mampu mengembangkan potensi di luar tugas-tugas kepolisian tanpa mengurangi profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Ia menegaskan bahwa olahraga menjadi salah satu sarana efektif untuk membangun karakter, kedisiplinan, dan mental juang yang kuat. Nilai-nilai tersebut juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.
"Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Kami berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel maupun generasi muda untuk terus mengembangkan potensi, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama institusi melalui berbagai prestasi positif," katanya.
Turnamen Karate Piala Kapolda Jawa Timur 2026 ditutup secara resmi oleh Dirresnarkoba Polda Jawa Timur. Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembinaan atlet sekaligus mempererat hubungan antarkarateka dari berbagai daerah dan institusi yang memiliki semangat sama dalam mengembangkan olahraga karate di Jawa Timur. (Nayla).

