Notification

×

Iklan

Iklan

Ale-Ale Nanas Meluncur, WINGS Food Bidik Selera Gen Alpha Lewat Rasa Tropikal dan Edukasi Digital

Selasa, 10 Februari 2026 | Februari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-02-10T06:06:35Z
Kilas Java, Bogor - Pasar minuman rasa buah di Indonesia terus tumbuh seiring meningkatnya konsumsi di kalangan anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Generasi Alpha, yang tumbuh dalam ritme cepat dan serba praktis, menjadi sasaran utama industri minuman siap konsumsi. Mereka mencari produk yang segar, mudah dinikmati, dan relevan dengan keseharian.

Membaca arah pasar tersebut, WINGS Food melalui brand Ale-Ale meluncurkan varian terbaru Ale-Ale Nanas. Rasa nanas dipilih bukan sekadar mengikuti tren, melainkan sebagai strategi memperkuat positioning Ale-Ale di segmen minuman rasa buah tropikal yang digemari anak dan remaja. 

Karakter rasanya yang manis dan asam seimbang menghadirkan sensasi segar yang mudah diterima lidah muda.

Data Nielsen 2025 mencatat Ale-Ale masih memimpin kategori minuman rasa buah dengan pangsa pasar di atas 80 persen. 

Dominasi ini menempatkan Ale-Ale sebagai pemain utama yang bukan hanya dituntut konsisten, tetapi juga adaptif terhadap perubahan selera konsumen. 

Dalam beberapa tahun terakhir, rasa nanas tercatat mengalami peningkatan popularitas karena dianggap segar, fun, dan memiliki asosiasi tropikal yang kuat.

Brand Manager Ale-Ale, Tivany Julyana, mengatakan pemilihan rasa nanas dilandasi karakter rasanya yang kuat namun tetap familiar. 

Menurut dia, keseimbangan manis dan asam membuat nanas relevan bagi Gen Z dan Gen Alpha yang menyukai sensasi rasa fruity dan tropical. 

“Nanas memberikan pengalaman rasa yang fun dan menyegarkan, cocok dengan gaya konsumsi anak muda saat ini,” ujar Tivany.

Namun Ale-Ale tidak berhenti pada inovasi produk. Brand ini juga menguatkan perannya sebagai pendamping tumbuh kembang remaja melalui program edukatif Ale-Ale Goes to School. 

Mengawali 2026, program ini hadir di lima sekolah menengah pertama di Kota Bogor dengan talkshow bertajuk Berani Berekspresi, Makin Juara.

Hingga Februari 2026, Ale-Ale telah menyambangi lebih dari 20 SMP di Pulau Jawa. Dalam kegiatan ini, Ale-Ale menggandeng psikolog untuk membahas isu yang dekat dengan kehidupan remaja, mulai dari pengenalan minat dan potensi diri, gaya belajar, hingga pengelolaan penggunaan gadget di era digital.

Psikolog Klinis Remaja dan Dewasa, Zamia Safira, M.Psi., yang hadir dalam roadshow tersebut menekankan pentingnya kesadaran digital. 

Menurut Zamia, media sosial dan gawai bukan ancaman, melainkan alat yang harus digunakan secara sadar dan seimbang. 

Konsep mindful gadget dan digital balance menjadi kunci agar teknologi tidak mengganggu fokus belajar dan kesehatan emosi remaja.

Zamia juga menyinggung perkembangan kecerdasan buatan yang kini semakin dekat dengan dunia pelajar. 

AI, kata dia, seharusnya dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar dan eksplorasi potensi, bukan sebagai jalan pintas yang menghambat proses berpikir dan pembentukan karakter. 

“Teknologi akan memperkuat anak yang sudah mengenal dirinya, bukan menggantikannya,” ujarnya.

Tivany menambahkan, melalui Ale-Ale Goes to School, pihaknya ingin aktif membersamai remaja dalam proses mengenal diri dan menemukan hal yang mereka sukai. 

Selain talkshow, Ale-Ale juga menghadirkan kompetisi ekstrakurikuler sebagai ruang eksplorasi bakat dan minat. “Dari eksplorasi itulah kemampuan untuk masa depan bisa tumbuh,” kata Tivany.

Dukungan terhadap semangat berekspresi juga datang dari Brand Ambassador Ale-Ale, Quinn Salman. Sosok muda multitalenta ini menilai keberanian mencoba hal baru sebagai bagian penting dalam proses berkembang. 

Ia menyebut Ale-Ale Nanas sebagai representasi keberanian bereksplorasi, dengan rasa yang segar, fun, dan berbeda.

Peluncuran Ale-Ale Nanas sekaligus memperluas portofolio Ale-Ale yang telah hadir sejak 2006 dengan sepuluh varian rasa. 

Varian terbaru ini juga diklaim sebagai minuman cup rasa nanas pertama yang menghadirkan kesegaran menyerupai buah aslinya. Selain diminum langsung, Ale-Ale Nanas fleksibel dikreasikan menjadi berbagai menu seperti es nanas float, jelly drink, hingga ice blend.

Dengan harga terjangkau Rp 1.000 per cup dan distribusi luas hingga ke warung-warung, Ale-Ale mempertahankan strateginya sebagai produk mass market yang dekat dengan keseharian anak muda. 

Melalui kombinasi inovasi rasa dan program edukatif, Ale-Ale menegaskan posisinya bukan hanya sebagai minuman penyegar, tetapi juga brand yang tumbuh bersama generasi muda Indonesia. (Red).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update