KILAS JAVA, SURABAYA – Di tengah padatnya aktivitas perkotaan, fasilitas umum sejatinya hadir untuk menunjang kenyamanan masyarakat. Namun, ironisnya, sarana yang dibangun untuk kepentingan bersama justru menjadi sasaran pencurian. Polisi kini mengungkap kasus hilangnya sandaran kursi besi fasilitas umum di kawasan Semolowaru Tengah, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.
Pelaku berinisial I (29), warga Kabupaten Sampang, Madura, berhasil diamankan anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Polda Jatim setelah diduga mencuri bagian kursi besi yang berada di area trotoar kawasan tersebut.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfi Sulistiawan melalui Kasi Humas AKP Hadi menjelaskan, penangkapan dilakukan pada Selasa malam (12/5) sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah rumah kontrakan.
“Petugas mengamankan terduga pelaku setelah menerima laporan masyarakat terkait hilangnya satu unit sandaran kursi besi fasilitas umum,” kata AKP Hadi, Kamis (14/5).
Kasus tersebut bermula pada Kamis, 30 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, warga melihat seorang pria mengendarai sepeda motor sambil membawa sandaran kursi besi berukuran cukup besar.
Yang membuat warga semakin curiga, pelaku melintas dengan cara melawan arus dan naik ke trotoar di sekitar kawasan rumah sakit di Jalan Semolowaru Tengah 2/2.
Menurut AKP Hadi, warga yang merasa ada kejanggalan kemudian mengikuti pelaku dari belakang. Bahkan, beberapa warga sempat meminta pelaku mengembalikan barang yang dibawanya.
“Bukannya berhenti, pelaku justru melarikan diri dengan memacu kendaraan cukup kencang,” ujarnya.
Meski gagal menghentikan pelaku, warga berhasil mengingat ciri kendaraan yang digunakan, yakni sepeda motor Honda Vario warna putih dengan nomor polisi L-4671-RZ.
Informasi tersebut kemudian menjadi dasar penyelidikan anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih bernopol L-4671-RZ, dua pelat nomor kendaraan, sebuah dompet, dan celana jeans biru yang diduga dikenakan saat beraksi.
Polisi menduga pelaku berperan langsung sebagai eksekutor pencurian sandaran kursi besi tersebut.
AKP Hadi menyebut penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian fasilitas umum di lokasi lain.
“Pemeriksaan masih berlangsung untuk pengembangan lebih lanjut,” tandasnya. (Nayla).

