Notification

×

Iklan

Iklan

Lulusan UNAIR Soerjantini Rahaju Pimpin HIMPSI Jatim, Fokus Psikologi Keluarga Modern

Senin, 13 April 2026 | April 13, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T15:40:48Z
Kilas Java, Surabaya – Kiprah lulusan Universitas Airlangga kembali menegaskan perannya dalam melahirkan figur-figur berpengaruh di tingkat nasional. Salah satunya ditunjukkan oleh Soerjantini Rahaju, akademisi sekaligus praktisi psikologi klinis yang kini menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Psikologi Universitas Surabaya periode 2023–2027.

Alumnus program doktoral Psikologi UNAIR yang menamatkan studi pada 2020 tersebut juga dipercaya memimpin Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jawa Timur sebagai ketua periode 2024–2028. 

Selain itu, ia turut berperan sebagai Sekretaris di Lembaga Sertifikasi Profesi Psikologi Indonesia pada periode 2021–2025.

Dalam praktik profesionalnya, Soerjantini menaruh perhatian besar pada isu psikologi klinis, khususnya yang berkaitan dengan dinamika perkawinan dan keluarga. 

Melalui Pusat Konsultasi dan Layanan Psikologi (PKLP) UBAYA, ia aktif memberikan layanan konseling kepada masyarakat. 

Dengan bekal sertifikasi sebagai konselor keluarga profesional, ia menangani beragam persoalan rumah tangga yang kian kompleks di tengah perubahan sosial modern.

Komitmennya tidak berhenti pada praktik. Sepanjang 2023 hingga 2024, Soerjantini aktif melakukan riset yang menyoroti fenomena kehidupan generasi masa kini. 

Salah satunya adalah penelitian mengenai hubungan kualitas relasi orang tua dan anak terhadap perilaku celebrity worship pada penggemar budaya K-Pop. juga mengkaji fenomena quarter-life crisis yang dikaitkan dengan tingkat kesiapan menikah pada kelompok dewasa muda.

Di sisi lain, ia turut meneliti dinamika keluarga modern melalui fenomena commuter marriage atau long distance marriage (LDM). Kondisi ini dinilai semakin marak seiring meningkatnya tuntutan karier dan mobilitas masyarakat urban. Dalam konteks tersebut, Soerjantini berkontribusi dalam pengembangan instrumen pengukuran kualitas hidup keluarga berbasis Indonesia.

Menurutnya, kehadiran instrumen lokal menjadi krusial untuk menghasilkan diagnosis yang lebih relevan dengan nilai dan kultur masyarakat ketimuran. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan psikologi, sekaligus memberikan intervensi yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat.

Kontribusi akademik dan profesional yang dijalankan Soerjantini selaras dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-3 tentang kesehatan dan kesejahteraan, serta poin ke-4 mengenai pendidikan berkualitas. 

Peran tersebut semakin mempertegas posisi lulusan UNAIR sebagai agen perubahan yang berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (Nayla).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update