Notification

×

Iklan

Iklan

Persaingan Masuk UNAIR Kian Berat, Ini Data Lengkap Hasil SNBT 2026

Senin, 25 Mei 2026 | Mei 25, 2026 WIB Last Updated 2026-05-25T12:18:17Z
KILAS JAVA, SURABAYA – Tingginya minat calon mahasiswa untuk menembus bangku kuliah di Universitas Airlangga (UNAIR) kembali terlihat pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Puluhan ribu peserta bersaing memperebutkan kursi terbatas di salah satu perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia tersebut.

Dari total 69.620 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 2.771 orang yang berhasil dinyatakan lolos. Pengumuman hasil SNBT itu disampaikan dalam konferensi pers di Hall Lantai 1 Gedung Manajemen Kampus MERR-C UNAIR, Senin (25/5/2026).

Rektor Muhammad Madyan mengatakan, tingginya jumlah peminat menunjukkan posisi UNAIR masih menjadi tujuan utama calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain tingginya jumlah pendaftar, keberagaman mahasiswa baru juga menjadi sorotan dalam penerimaan tahun ini. Sebanyak 64,42 persen peserta yang diterima merupakan perempuan dan berasal dari 32 provinsi.

“Hal ini menunjukkan bahwa UNAIR semakin inklusif dan mampu menjangkau calon mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia,” ujar Prof Madyan.

UNAIR juga menerima 470 mahasiswa melalui jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Pada kelompok program sarjana, S1 Kedokteran kembali menjadi program studi paling kompetitif. Tingkat keketatannya mencapai 3,11 persen. Artinya, hanya sebagian kecil peserta yang berhasil lolos ke program tersebut.

Di bawahnya terdapat Program Studi Kedokteran Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) dengan tingkat keketatan 3,67 persen, disusul Program Studi Psikologi sebesar 3,98 persen.

Persaingan lebih ketat justru terjadi pada jenjang vokasi. Program D3 Keperawatan menjadi program studi dengan tingkat penerimaan paling rendah, yakni 1,15 persen. Sementara D4 Akuntansi Bisnis Digital mencatat keketatan sebesar 1,20 persen.

Tak hanya ketat dari sisi penerimaan, capaian akademik peserta juga menunjukkan tren meningkat. Program Studi S1 Kedokteran mencatat rerata nilai SNBT tertinggi pada kelompok saintek dengan skor 730,45.

Pada kelompok soshum, Program Studi Akuntansi menjadi yang tertinggi dengan rerata nilai 684,33. Sedangkan di jenjang vokasi, Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mencatat rerata nilai tertinggi sebesar 659,76.

Prof Madyan menyebut tingginya skor peserta pada program-program favorit mencerminkan kualitas akademik calon mahasiswa yang terus meningkat setiap tahun.

Sementara itu, Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR, Achmad Solihin memastikan seluruh tahapan SNBT berjalan ketat dan transparan. 

Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan metal detector, verifikasi identitas, hingga pemeriksaan dokumen peserta selama ujian berlangsung.

Menurut dia, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas dan integritas proses seleksi di lingkungan Universitas Airlangga. (Nayla).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update