Notification

×

Iklan

Iklan

Green Jobs Festival Surabaya 2026 Dorong Karier Hijau dari Potensi Lokal

Minggu, 19 April 2026 | April 19, 2026 WIB Last Updated 2026-04-19T15:15:49Z
Kilas Java, Surabaya - Isu lingkungan tak lagi berhenti pada kampanye moral. Ia mulai bertransformasi menjadi peluang karier nyata. Itu yang tergambar dalam Green Jobs Festival Surabaya 2026 yang digelar di Hall AMEC, Universitas Airlangga, Sabtu (18/4/2026).

Mengusung tema “Proof Career Start With Local Green Potentials”, forum ini menegaskan bahwa masa depan pekerjaan hijau bisa dimulai dari potensi lokal yang selama ini kerap terabaikan.

Tak sekadar seremoni, festival ini menjadi ruang temu lintas sektor. Sebanyak 25 instansi karier dan komunitas ambil bagian, berdampingan dengan 10 UMKM berbasis ramah lingkungan. 

Kolaborasi ini memperlihatkan satu pesan kuat: ekosistem green jobs tidak bisa dibangun secara parsial.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut memberi sinyal tegas. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim, Dydik Rudy Prasetya, yang hadir mewakili gubernur, menekankan bahwa pekerjaan hijau kini telah bergeser dari wacana menjadi kebutuhan riil pembangunan.

Green jobs bukan lagi sekadar jargon. Ia telah menjadi bagian dari strategi ekonomi masa kini. Pemprov Jatim, kata dia, terus mendorong sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas untuk memperkuat fondasi ekonomi hijau.

Langkah itu diterjemahkan dalam berbagai program strategis. Mulai dari efisiensi energi, penurunan emisi, hingga pengembangan sektor ekonomi berbasis lingkungan yang berpotensi membuka lapangan kerja baru.

Transformasi menuju ekonomi hijau, lanjutnya, tidak boleh hanya berdampak pada aspek lingkungan. Ia harus mampu menghadirkan peluang kerja yang inklusif, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi aktor utama di masa depan.

Di level akar rumput, semangat itu digaungkan oleh Ketua Panitia Green Jobs Festival Surabaya 2026, Nurul Miftahul Jannah. Ia mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam isu lingkungan.

Festival ini, menurutnya, dirancang sebagai pintu masuk. Anak muda diajak mengenali konsep green jobs, membaca peluangnya, sekaligus mulai mengambil peran nyata. Bahkan dari langkah kecil sekalipun.

Momentum kegiatan, kata dia, harus dimanfaatkan secara maksimal. Setiap sesi yang diikuti berpotensi menjadi titik awal perubahan arah karier menuju sektor yang lebih berkelanjutan.

Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir memperkuat forum ini. Di antaranya pembina UKM Wanala Universitas Airlangga, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, hingga Koaksi Indonesia dan Hutan Itu Indonesia.

Diskursus utama dikemas dalam sesi Green Talks. Para pegiat lingkungan dan praktisi memaparkan isu-isu strategis yang kian mendesak. 

Mulai dari krisis lingkungan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, konservasi satwa liar, hingga potensi ekonomi karbon.

Nama-nama seperti Amirudin Mutaqin dari Ecoton Foundation, Nurul Chasanah dari Bank Sampah Induk Surabaya, Rosek Nursahid dari Profauna Indonesia, serta Purnomo Probo Nugroho dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menjadi narasumber dalam sesi tersebut.

Tak berhenti pada diskusi, festival ini juga menghadirkan berbagai aktivitas praktis. Mulai dari pameran karier dan komunitas, workshop kreatif seperti ecoprint dan junk journal, coaching clinic pengembangan karier, hingga aktivitas interaktif yang melibatkan peserta secara langsung.

Green Jobs Festival Surabaya 2026 merupakan bagian dari gerakan kolaboratif nasional yang diinisiasi Koaksi Indonesia bersama Hutan Itu Indonesia. Kegiatan ini digelar serentak di sejumlah kota sebagai upaya memperluas kesadaran sekaligus mempercepat lahirnya talenta di sektor ekonomi hijau.

Semangat lokal pun terasa kental. “Suroboyo butuh arek-arek sing peduli lingkungan” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan terbuka bagi generasi muda untuk mengambil peran lebih konkret dalam menjawab tantangan zaman. (Nayla).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update