Notification

×

Iklan

Iklan

Kemnaker Apresiasi Mudik Bersama PT Kayaba Indonesia, Dinilai Jaga Produktivitas Pekerja

Minggu, 15 Maret 2026 | Maret 15, 2026 WIB Last Updated 2026-03-15T05:12:49Z
Kilas Java, Bekasi – Tradisi mudik bersama yang difasilitasi perusahaan menjelang Idulfitri dinilai memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan tahunan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga semangat kerja karyawan sekaligus mendukung produktivitas perusahaan setelah masa libur berakhir.

Apresiasi itu disampaikan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, saat melepas peserta program Mudik Bersama PT Kayaba Indonesia di kawasan industri Cikarang, Bekasi, Jumat (13/3/2026).

Menurut Putri, inisiatif perusahaan yang memfasilitasi pekerja untuk pulang ke kampung halaman mencerminkan praktik hubungan industrial yang sehat dan harmonis. Program tersebut dinilai mampu memperkuat ikatan antara perusahaan dan pekerja.

“Kami mengapresiasi perusahaan seperti PT Kayaba Indonesia yang secara konsisten memfasilitasi mudik bagi pekerja dan keluarganya. Ini merupakan praktik baik hubungan industrial yang patut dicontoh perusahaan lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pekerja merupakan unsur utama dalam keberlangsungan sebuah perusahaan. Karena itu, dukungan terhadap kebutuhan pekerja, termasuk dalam momentum mudik Lebaran, akan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak.

Saat pekerja dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan tenang, kata Putri, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pekerja dan keluarganya. Perusahaan juga akan memperoleh dampak positif karena karyawan kembali bekerja dengan semangat baru setelah libur Lebaran.

Putri menegaskan bahwa program mudik bersama tidak semestinya dipandang sebagai beban tambahan bagi perusahaan. Sebaliknya, program tersebut dapat diposisikan sebagai investasi jangka panjang dalam menjaga kesejahteraan dan loyalitas pekerja.

“Kami memang tidak memberikan bantuan dalam bentuk anggaran, tetapi kami mendorong perusahaan untuk memfasilitasi kesejahteraan pekerja melalui berbagai cara kreatif, termasuk melalui semangat gotong royong,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan koperasi pekerja dan mitra perbankan dalam program mudik bersama dapat menjadi solusi agar beban pembiayaan tidak sepenuhnya ditanggung perusahaan.

“Dengan melibatkan koperasi dan mitra perbankan, beban finansial terkait mudik dapat terdistribusi secara adil sehingga tidak ada pihak yang merasa terbebani,” jelasnya.

Dalam program mudik bersama PT Kayaba Indonesia tahun ini, kolaborasi tersebut terlihat dari sinergi antara manajemen perusahaan, Koperasi K5 sebagai koperasi pekerja, serta dukungan dari Bank Danamon.

Selain aspek kesejahteraan pekerja, Kemnaker juga memberikan perhatian pada faktor keselamatan perjalanan. Melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi utama, pengemudi cadangan, serta kondektur.

Pemeriksaan juga mencakup uji petik terhadap kondisi armada bus untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum diberangkatkan.

“Kami memastikan kesehatan sopir utama maupun cadangan, termasuk kondekturnya. Kualitas bus juga diperiksa untuk memastikan laik jalan sehingga perjalanan berlangsung aman dan nyaman hingga sampai tujuan,” terang Putri.

Pada tahun ini, PT Kayaba Indonesia memfasilitasi sebanyak 236 pemudik yang diberangkatkan menggunakan empat armada bus menuju sejumlah kota di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Direktur PT Kayaba Indonesia, Baron Tanaka, menyambut baik dukungan pemerintah dalam memastikan standar keselamatan perjalanan para karyawannya selama program mudik berlangsung.

Menurutnya, kerja sama dengan koperasi pekerja menjadi salah satu faktor penting yang memungkinkan program mudik bersama dapat berjalan dengan baik.

“Kami juga berpesan kepada para peserta mudik untuk menjaga kesehatan selama perjalanan dan tidak ragu mengingatkan pengemudi agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Para peserta mudik diberangkatkan menuju sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan pengawalan serta pemeriksaan keselamatan kendaraan yang telah dilakukan sebelumnya. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update