Notification

×

Iklan

Iklan

ITS Surabaya Berangkatkan 27 Bus Mudik Gratis, Mahasiswa Tujuan Jatim hingga Jabodetabek

Minggu, 15 Maret 2026 | Maret 15, 2026 WIB Last Updated 2026-03-15T04:53:47Z
Kilas Java, Surabaya - Program mudik gratis yang digelar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali diserbu mahasiswa. Tahun ini, sebanyak 1.180 peserta diberangkatkan menggunakan 27 armada bus menuju 19 rute di Pulau Jawa pada Sabtu pagi (14/3/2026). Lonjakan peserta mencapai 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Keberangkatan rombongan mudik dilepas langsung oleh Rektor ITS Bambang Pramujati. Ia menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap kebutuhan mahasiswa yang ingin pulang kampung saat Hari Raya Idulfitri.

Menurut Bambang, program tersebut sudah menjadi agenda rutin ITS setiap tahun. Kampus berupaya memastikan para mahasiswa dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya transportasi yang kerap melonjak menjelang Lebaran.

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah peserta tahun ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program tersebut. 

Kolaborasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan, Ikatan Orang Tua Mahasiswa (Ikoma) ITS, Ikatan Alumni (IKA) ITS, serta dukungan dari sektor perbankan seperti BSI dan BNI.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Ainur Rofiq Ama mengatakan, program mudik gratis menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mengelola mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Selain membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan, penyediaan transportasi massal juga dapat mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur mudik.

Ia menjelaskan, program mudik gratis ITS tahun ini melayani 19 rute perjalanan dengan dukungan 27 armada bus yang disiapkan untuk berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Untuk wilayah Jawa Timur terdapat sembilan rute perjalanan, yaitu Pasuruan – Probolinggo – Lumajang – Jember, Lamongan – Bojonegoro – Tuban, Bondowoso – Situbondo – Banyuwangi, Malang – Batu, Madiun – Magetan, Ponorogo – Pacitan, Kediri – Pare – Trenggalek, Tulungagung – Blitar, serta Mojokerto – Jombang – Nganjuk – Ngawi.

Sementara itu, wilayah Jawa Tengah dilayani lima rute, yakni Rembang – Pati – Kudus – Jepara – Demak, Sragen – Surakarta – Boyolali – Salatiga – Semarang – Kendal, Yogyakarta – Purworejo – Kebumen – Cilacap, Surakarta – Klaten – Magelang – Temanggung – Wonosobo – Purbalingga – Purwokerto, serta Batang – Pekalongan – Pemalang – Tegal – Brebes. Jumlah rute ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya tiga rute.

Adapun wilayah barat Pulau Jawa dilayani lima rute lain yang mencakup jalur Bandung, Bekasi, Depok – Jakarta, Tangerang – Serang – Cilegon, serta Cirebon – Sumedang – Subang – Purwakarta – Karawang – Bogor. Rute tersebut memungkinkan mahasiswa asal Jakarta, Jawa Barat, hingga Banten untuk mengikuti program mudik gratis dari Surabaya.

ITS menilai program transportasi bersama seperti ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan pembangunan berkelanjutan mengenai kota dan permukiman yang berkelanjutan.

Salah satu peserta mudik, Ahmad Maulana, mengaku program tersebut sangat membantu mahasiswa yang berasal dari luar Jawa Timur. Mahasiswa asal Jabodetabek itu menyebut biaya perjalanan mudik biasanya cukup besar bagi mahasiswa.

Melalui program mudik gratis ITS, ia dapat pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi sekaligus mendapatkan fasilitas perjalanan yang nyaman serta cinderamata dari panitia sebelum keberangkatan. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update