Notification

×

Iklan

Iklan

Indonesia Tuan Rumah AVC Men’s Champions League 2026, Pontianak Siap Jadi Panggung Voli Elite Asia

Senin, 16 Maret 2026 | Maret 16, 2026 WIB Last Updated 2026-03-16T10:31:00Z
KILAS JAVA, JAKARTA – Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan penting dalam perkembangan bola voli di kawasan Asia. Penegasan tersebut ditandai dengan digelarnya Drawing dan Press Conference AVC Men’s Champions League 2026 yang berlangsung di Hotel Le Meridien Jakarta, Minggu (15/3).

Agenda ini menjadi pembuka rangkaian turnamen bergengsi tingkat Asia yang mempertemukan klub-klub bola voli putra terbaik dari berbagai negara. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 17 Mei 2026.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara tersebut, antara lain Erick Thohir, Presiden Asian Volleyball Confederation Ramon Suzara, Chief Business Officer Volleyball World Guido Betti, Presiden Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia Imam Sudjarwo, serta Ketua Voli Polisi sekaligus Manajer Bhayangkara Presisi Pipit Rismanto.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang banyak terpusat di ibu kota, panggung utama kompetisi klub-klub elite Asia kali ini akan digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani. Arena olahraga tersebut diproyeksikan menjadi titik temu para atlet profesional dari berbagai negara Asia.

Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah bukan tanpa pertimbangan. Selain untuk mengapresiasi tingginya antusiasme publik terhadap olahraga bola voli, keputusan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerataan penyelenggaraan event olahraga internasional di luar Jakarta. 

Dukungan pemerintah daerah, kesiapan infrastruktur, serta keterlibatan sponsor dinilai semakin memperkuat kapasitas daerah dalam menggelar turnamen kelas Asia.

Manajer Bhayangkara Presisi Pipit Rismanto menegaskan bahwa momentum besar ini tidak lepas dari kontribusi para atlet yang selama ini bekerja keras di lapangan. 

Menurutnya, keberhasilan membawa kembali ajang elite Asia ke Indonesia merupakan hasil dari konsistensi prestasi dan dedikasi para pemain.

Ia menilai prestasi yang ditorehkan para atlet tidak hanya berujung pada gelar juara, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda yang menekuni olahraga bola voli di berbagai daerah.

“Prestasi yang telah diukir tidak hanya membawa piala ke lemari penghargaan, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi jutaan anak muda di berbagai daerah yang saat ini sedang berlatih bola voli di kampung-kampung mereka,” ujar Pipit.

Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir menyoroti pentingnya menjaga standar penyelenggaraan event olahraga internasional. Menurutnya, kualitas manajemen turnamen, fasilitas pertandingan, serta profesionalisme penyelenggaraan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing olahraga Indonesia di panggung global.

Ia berharap kehadiran AVC Men’s Champions League 2026 dapat membuka ruang yang lebih luas bagi atlet nasional untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta bola voli internasional.

Presiden AVC Ramon Suzara juga menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Indonesia dalam mendukung perkembangan bola voli di Asia. Menurutnya, Indonesia memiliki ekosistem olahraga yang semakin solid, mulai dari infrastruktur, pengelolaan kompetisi, hingga dukungan publik yang dikenal sangat fanatik terhadap olahraga ini.

Menurut Ramon, kesiapan kota Pontianak sebagai tuan rumah juga mencerminkan semakin luasnya pusat-pusat pengembangan olahraga di Indonesia. Hal ini menjadi indikator penting bahwa olahraga bola voli tidak hanya berkembang di kota-kota besar, tetapi juga mulai mengakar kuat di berbagai daerah.

Ajang AVC Men’s Champions League 2026 diperkirakan akan menghadirkan klub-klub terbaik Asia yang akan bersaing memperebutkan supremasi tertinggi kompetisi klub bola voli kawasan. 

Turnamen tersebut juga diharapkan mampu menarik perhatian komunitas voli internasional sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai salah satu destinasi utama penyelenggaraan event olahraga global. (Je).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update