BREAKING NEWS

Barunastra, Hydromodelling, dan Banyubramanta ITS Ukir Prestasi di KKI 2026

KILAS JAVA, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan kiprahnya dalam pengembangan teknologi kemaritiman nasional. Melalui ajang Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026, ITS berhasil mempertahankan gelar Juara Umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2024 dengan membawa pulang lima trofi dari berbagai kategori perlombaan.

Kompetisi yang berlangsung di Politeknik Negeri Bengkalis pada 15-17 September 2026 tersebut menjadi panggung bagi mahasiswa untuk menghadirkan inovasi dan kreativitas di bidang perkapalan. 

Ajang ini merupakan kompetisi yang diprakarsai oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai wadah pengembangan teknologi maritim generasi muda Indonesia.

Pada KKI 2026, ITS meraih dua gelar Juara 1, satu Juara 2, satu Juara 3, serta penghargaan Best Poster. Prestasi tersebut diraih oleh tiga tim riset ITS, yakni Tim Barunastra ITS, Tim Hydromodelling X Arkana ITS, dan Tim Banyubramanta ITS.

Tim Barunastra ITS menjadi penyumbang prestasi terbesar dengan mengamankan dua medali emas pada kategori Fuel Engine Remote Control (FERC) dan Autonomous Surface Vessel (ASV). Koordinator KKI Barunastra ITS 2026, Alfen Talenta, mengatakan keberhasilan tersebut diraih melalui pengembangan teknologi kapal yang mengutamakan efisiensi, kecepatan, serta kemampuan adaptasi terhadap kondisi perairan.

Pada kategori FERC, Barunastra menghadirkan kapal prototipe MV Rudra yang dirancang untuk menghentikan ancaman di wilayah perairan. Kapal tersebut menggunakan inovasi lambung V Monohull bergeometri chine yang dioptimalkan melalui metode Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk memaksimalkan gaya angkat hidrodinamis.

Selain MV Rudra, Barunastra ITS juga memperkenalkan Nala Sirena dalam kategori ASV. Kapal sistem cerdas otonom tersebut dirancang untuk melakukan pemantauan laut secara berkelanjutan. Dalam pengembangannya, Nala Sirena menggunakan teknologi lidar untuk membantu pemetaan area arena sehingga mendukung pelaksanaan misi.

“Selain itu, desainnya mampu mengurangi gelombang dan dynamic trim melalui pembentukan gelombang dari haluan kapal,” ujar Alfen, mahasiswa Departemen Teknik Transportasi Laut ITS.

Prestasi lainnya diraih melalui kolaborasi Tim Hydromodelling ITS dan Tim Arkana ITS dengan kapal KN Natuna Bharata. Inovasi kapal bertema Offshore Patrol Vessel (OPV) tersebut berhasil meraih Juara 2 kategori Inovasi Desain Konstruksi (IDK).

KN Natuna Bharata dikembangkan sebagai respons terhadap tantangan maritim dan kebutuhan pengamanan di kawasan perairan Natuna. Kapal ini dirancang memiliki kemampuan jelajah hingga sekitar 8.200 mil laut.

Staf Ahli Divisi Desain Tim Hydromodelling ITS, Farizha Habibie, menjelaskan bahwa rancangan kapal tersebut mengedepankan aspek seakeeping, hambatan, manuver, konstruksi, serta kemudahan pengembangan teknologi.

“Inovasi difokuskan untuk membuat platform kapal yang dapat menangani seluruh skenario yang ada di Laut Natuna,” kata mahasiswa Departemen Teknik Perkapalan ITS tersebut. Selain meraih Juara 2, tim kolaborasi ini juga mendapatkan penghargaan Best Poster pada kategori yang sama.

Sementara itu, Tim Banyubramanta ITS turut mencatatkan prestasi melalui kapal inovasi Vaquita yang berhasil meraih Juara 3 kategori Remotely Operated Vehicle (ROV). Kapal tersebut dirancang untuk menjalankan berbagai misi bawah laut, mulai dari pencarian objek hingga identifikasi menggunakan kamera dan deteksi QR Code.

Vaquita juga memiliki kemampuan melakukan manipulasi payload hingga pelepasan payload secara mandiri ke permukaan. Ketua Tim KKI Banyubramanta ITS 2026, Dayan Apta Farrel, menjelaskan bahwa salah satu keunggulan inovasi tersebut terletak pada penggunaan vacuum gripper yang dilengkapi kamera dan servo untuk mempermudah proses pengambilan payload.

“Tak hanya itu, terdapat juga teknologi pemrosesan citra bawah air untuk memudahkan proses Scan QR,” ungkapnya.

Capaian tiga tim riset ITS dalam KKI 2026 memperlihatkan pengembangan teknologi kapal yang mencakup sistem kendali jarak jauh, kapal otonom, desain kapal patroli, hingga kendaraan bawah laut. Inovasi tersebut dikembangkan melalui kategori perlombaan yang menjadi bagian dari kompetisi bidang perkapalan nasional.

Pengembangan inovasi tersebut juga sejalan dengan komitmen ITS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta tujuan ke-14 tentang Kehidupan Bawah Air. (Nayla).
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar