Kilas Java, Jakarta – Di tengah padatnya aktivitas harian, banyak orang masih menganggap minum air putih sebagai kebutuhan yang bisa ditunda. Tidak sedikit yang baru mencari air minum ketika rasa haus datang, padahal tubuh membutuhkan asupan cairan secara teratur untuk menjaga berbagai fungsi vital tetap berjalan optimal.
Fenomena tersebut menjadi perhatian AQUVIVA, merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food, yang memanfaatkan momentum Hari Hidrasi Nasional 2026 untuk mengampanyekan pentingnya membangun kebiasaan hidrasi sejak dini. Melalui Panduan Hidrasi AQUVIVA 3-2-1, perusahaan mengajak masyarakat lebih disiplin memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari.
Panduan ini dirancang sederhana dan mudah diingat, yakni 3 botol AQUVIVA ukuran 700 mililiter yang setara dengan sekitar 2 liter air untuk 1 hari. Konsep tersebut diharapkan menjadi pengingat praktis agar masyarakat tidak lagi mengandalkan rasa haus sebagai satu-satunya sinyal untuk minum.
Kampanye tersebut dilatarbelakangi oleh sejumlah studi yang menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memenuhi kebutuhan cairan hariannya. Padahal, kecukupan cairan berperan penting dalam menjaga konsentrasi, metabolisme tubuh, hingga mendukung produktivitas selama beraktivitas.
Sebagai bagian dari edukasi publik, AQUVIVA menggelar talkshow bertema "Jangan Tunggu Haus: Panduan Hidrasi 3-2-1 untuk Sehari-hari". Kegiatan tersebut menghadirkan Head of Ready to Drink Beverage WINGS Food Joshua Gunawan bersama dokter spesialis gizi klinik dr. Cut M.Gizi, SpGK, FINEM, AIFO-K, CSNC, CHt.
Joshua Gunawan menilai bahwa tantangan utama masyarakat saat ini bukan lagi kurangnya informasi mengenai pentingnya minum air putih, melainkan bagaimana membangun konsistensi di tengah rutinitas yang padat.
"Hari Hidrasi Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa menjaga hidrasi adalah kebiasaan yang perlu dilakukan setiap hari. Melalui Panduan Hidrasi AQUVIVA 3-2-1, kami ingin menghadirkan solusi yang sederhana agar masyarakat lebih mudah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Cut menjelaskan bahwa tubuh manusia membutuhkan cairan untuk mendukung berbagai proses biologis. Karena itu, menunggu hingga muncul rasa haus bukanlah strategi terbaik dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Menurutnya, air berperan penting dalam mengatur suhu tubuh, membantu proses metabolisme, menjaga fungsi organ, serta menunjang aktivitas fisik dan mental. Oleh sebab itu, kebiasaan minum secara teratur perlu dibangun sebagai bagian dari pola hidup sehat.
"Menjaga hidrasi yang baik tidak hanya dilakukan ketika tubuh merasa haus. Kebutuhan cairan sebaiknya dipenuhi secara konsisten sepanjang hari agar fungsi tubuh tetap berjalan optimal," jelas dr. Cut.
Selain mengedepankan edukasi, AQUVIVA juga memperkenalkan kualitas produknya yang menggunakan Teknologi 7 Tahap Nano Purifikasi. Teknologi yang diklaim pertama di Indonesia tersebut dirancang untuk menghasilkan air dengan tingkat kemurnian optimal sekaligus mempertahankan kandungan mineral alami yang dibutuhkan tubuh.
Upaya edukasi yang dilakukan AQUVIVA juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan interaktif. Mulai dari fun match padel bersama komunitas di kawasan Jabodetabek, program office-to-office di sejumlah gedung perkantoran Jakarta, hingga aktivasi di area Car Free Day Jakarta dan Bekasi yang berlangsung sejak 23 Juni hingga 3 Juli 2026.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pesan tentang pentingnya hidrasi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan dan kualitas hidup sehari-hari. (Nayla).

