Notification

×

Iklan

Iklan

Tim Liputan Mudik B-Universe 2026 Dilepas, Jasa Raharja Siapkan Layanan Terpadu bagi Pemudik

Rabu, 11 Maret 2026 | Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-11T09:23:17Z
Kilas Java, Jakarta - Upaya menghadirkan informasi arus mudik yang cepat dan akurat kepada masyarakat menjelang Idulfitri 2026 diperkuat melalui pelepasan Tim Liputan Arus Mudik B-Universe 2026. Kegiatan ini digelar pada Selasa, 10 Maret 2026, di kantor B-Universe, Tangerang.

Dalam acara tersebut, Jasa Raharja turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penyebaran informasi publik yang kredibel sekaligus sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan keselamatan berkendara selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Partisipasi Jasa Raharja mencerminkan peran aktif perusahaan dalam memberikan perlindungan dasar melalui asuransi kecelakaan bagi masyarakat pengguna transportasi. Di saat yang sama, perusahaan juga mendorong penguatan ekosistem layanan transportasi nasional yang terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor.

Sebagai badan usaha milik negara yang menjadi bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap layanan publik yang diberikan. Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, perusahaan berupaya memastikan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Acara pelepasan tim liputan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. 

Turut hadir Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan, Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo, serta Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono.

Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita menjelaskan bahwa program liputan arus mudik tersebut telah menjadi agenda tahunan. 

Program ini bertujuan memberikan gambaran faktual mengenai kondisi perjalanan mudik kepada masyarakat melalui laporan langsung dari berbagai titik jalur utama.

Menurut Enggartiasto, tim jurnalis akan melaporkan perkembangan arus lalu lintas secara berkala agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai situasi di lapangan.

“Kami berkomitmen menyampaikan situasi arus mudik secara apa adanya dan melakukan pembaruan informasi secara berkala, bahkan setiap jam. Dengan laporan langsung dari lapangan, masyarakat dapat memperoleh gambaran kondisi sebenarnya sekaligus meminimalkan penyebaran informasi yang tidak akurat,” ujarnya saat membuka acara.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang.

“Pemerintah menyiapkan transportasi multimoda agar mobilitas masyarakat dapat berjalan lancar. Kami memastikan kesiapan jalan nasional, jalan tol, maupun jalur arteri, sekaligus mengantisipasi titik-titik rawan kemacetan. Dukungan informasi dari tim liputan B-Universe di lapangan sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi cepat dan akurat,” kata Agus.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan bahwa perusahaan telah memperkuat kesiapan pelayanan menjelang periode Angkutan Lebaran 2026. 

Ia menilai sinergi antara pemerintah, media, dan para pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan masyarakat.

Menurut Awaluddin, lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik tahun ini memerlukan kesiapsiagaan bersama dari berbagai pihak.

“Kami melihat bahwa arus mudik tahun ini diperkirakan sangat tinggi. Oleh karena itu, Jasa Raharja bersama berbagai pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk pengoperasian posko pelayanan terpadu di sejumlah titik jalur mudik yang terintegrasi dengan berbagai stakeholder,” ujarnya.

Posko pelayanan terpadu tersebut menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, antara lain pemeriksaan kesehatan, pengecekan kendaraan, serta tempat istirahat. Petugas Jasa Raharja akan bersiaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan selama perjalanan.

“Melalui posko pelayanan terpadu, kami ingin memastikan pemudik mendapatkan dukungan yang dibutuhkan selama perjalanan. Ini adalah bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk melayani sepenuh hati sekaligus memastikan perlindungan dasar bagi masyarakat yang menggunakan berbagai moda transportasi,” kata Awaluddin. (Ir).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update