Notification

×

Iklan

Iklan

Edukasi Lalu Lintas Masuk Sekolah, Jasa Raharja Libatkan Guru dan Siswa

Jumat, 27 Maret 2026 | Maret 27, 2026 WIB Last Updated 2026-03-27T15:13:07Z
Kilas Java, Tulungagung – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar terus digencarkan. PT Jasa Raharja Cabang Kediri kembali turun langsung ke lingkungan pendidikan melalui program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) yang digelar di SMK Negeri 2 Trenggalek, Rabu 11 Maret 2026.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Data menunjukkan kelompok usia 15 hingga 19 tahun masih menjadi salah satu penyumbang terbesar korban kecelakaan lalu lintas. Kondisi tersebut mendorong Jasa Raharja memperkuat pendekatan edukatif, khususnya melalui jalur sekolah.

Penanggung Jawab Jasa Raharja Kabupaten Trenggalek, Wahyu, menegaskan bahwa program PPKL merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam mendukung keselamatan berlalu lintas melalui aspek pencegahan.

Menurutnya, pendekatan kepada tenaga pendidik menjadi kunci penting. Guru dinilai memiliki pengaruh kuat dalam membentuk perilaku siswa, termasuk dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas.

“Melalui kegiatan ini, kami membekali guru dan siswa dengan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan di jalan, risiko kecelakaan, serta etika berlalu lintas yang benar. Peran guru sebagai orang tua kedua sangat strategis karena pesan yang disampaikan cenderung lebih mudah diterima siswa,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi teoritis, tetapi juga diajak memahami konsekuensi nyata dari kecelakaan lalu lintas. Edukasi disampaikan secara interaktif agar lebih mudah dipahami dan diinternalisasi oleh para pelajar.

Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Kediri, Nur Asnawi Azis, menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemangku kepentingan dalam menekan angka kecelakaan di usia produktif.

Ia menyebut, keterlibatan aktif guru menjadi faktor krusial dalam menciptakan budaya keselamatan sejak dini di lingkungan sekolah. Melalui pendekatan yang konsisten, siswa diharapkan tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kesadaran kolektif untuk mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif Jasa Raharja dalam menekan potensi kecelakaan, khususnya di kalangan generasi muda yang kerap memiliki tingkat mobilitas tinggi namun belum diimbangi dengan kesadaran keselamatan yang memadai. (Ir).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update