Notification

×

Iklan

Jelang Dies Natalis ke-58, Ubaya Tambah 10 Guru Besar

Selasa, 03 Maret 2026 | Maret 03, 2026 WIB Last Updated 2026-03-03T11:18:07Z
KILAS JAVA, SURABAYA – Menjelang peringatan hari jadinya yang ke-58, Universitas Surabaya atau Ubaya menambah amunisi akademiknya. Sebanyak 10 dosen resmi dikukuhkan sebagai guru besar dalam rapat senat terbuka yang digelar Selasa, 3 Maret 2026, di Lantai 5 Gedung Perpustakaan Kampus Ubaya Tenggilis.

Pengukuhan berlangsung khidmat. Satu per satu profesor menyampaikan orasi ilmiah sesuai bidang kepakarannya. Spektrumnya luas, mulai dari hukum, farmasi, teknik, bisnis, hingga bioteknologi.

Dari Fakultas Hukum, Prof. Dr. Go Lisanawati, S.H., M.Hum. dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Hukum Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme. 

Lewat orasi tentang kolaborasi hukum pembawaan uang tunai dan pembatasan transaksi tunai, ia menegaskan pentingnya penguatan regulasi untuk menutup celah praktik pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Fakultas Farmasi menyumbang empat profesor baru. Prof. Dr. apt. Oeke Yunita, S.Si., M.Si. menjadi Guru Besar Bidang Karakterisasi Herbal. Ia memaparkan evolusi pendekatan karakterisasi herbal berbasis sains, dari teknologi omik hingga pemanfaatan artificial intelligence.

Prof. Dr. apt. Amelia Lorensia, S.Farm., M.Farm-Klin dikukuhkan sebagai Guru Besar Farmasi Klinis Komunitas Penyakit Pernafasan. Dalam orasinya, ia menyoroti peluang uji klinis terapi asma baru yang lebih efektif dan terpersonalisasi.

Prof. Dr. apt. Rika Yulia, S.Si., SpFRS. resmi menjadi Guru Besar Bidang Biomedis Klinis. Ia mengingatkan ancaman resistensi antibiotik yang makin dominan dan berpotensi menggerus efektivitas terapi medis.

Prof. apt. Kartini, S.Si., M.Si., Ph.D. melengkapi deretan profesor Farmasi sebagai Guru Besar Teknologi Fitofarmasi. Ia menekankan peran chemical marker sebagai pilar standardisasi pengembangan fitofarmaka Indonesia agar berdaya saing.

Dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Prof. Dr. Felizia Arni Rudiawarni, S.E., M.Ak. dikukuhkan sebagai Guru Besar Market-based Accounting Research. Ia membedah fenomena invisible wealth, terutama peran riset dan aset tak berwujud dalam membentuk nilai perusahaan modern.

Sementara itu, Prof. Dr. Werner R. Murhadi, S.E., M.M., CSA., CIB., CRP. menjadi Guru Besar Manajemen Keuangan dan Investasi. Ia mengupas strategi pengelolaan keuangan dan investasi demi menjaga keberlanjutan perguruan tinggi di tengah tekanan ekonomi global.

Dari Fakultas Teknik, Prof. Dr. Joko Siswantoro, S.Si., M.Si., HCIA-AI., CADS. dikukuhkan sebagai Guru Besar Pembelajaran Mesin. Orasinya mengangkat peran Grey Wolf Optimizer dalam pengembangan machine learning modern.

Rekannya di Fakultas Teknik, Prof. Lisana, S.Kom., M.Inf.Tech., Ph.D., menjadi Guru Besar Technology Adoption in Education. Ia menyoroti peluang dan tantangan pemanfaatan generative artificial intelligence dalam pendidikan tinggi menuju konsep intelligent university.

Dari Fakultas Teknobiologi, Prof. Dr.rer.nat. Sulistyo Emantoko Dwi Putra, S.Si., M.Si. dikukuhkan sebagai Guru Besar Bioteknologi. Ia memaparkan potensi metilasi DNA sebagai biomarker prediktif untuk membaca risiko penyakit sebelum gejala muncul.

Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto, menyebut penambahan 10 guru besar ini sebagai hadiah istimewa bagi kampus. 

“Dengan semakin banyaknya guru besar, kapasitas kepemimpinan ilmiah, kolaborasi riset, serta hilirisasi inovasi akan semakin kuat. Kami berharap kehadiran mereka mendorong lahirnya penelitian unggul, kolaborasi industri yang lebih luas, serta solusi inovatif yang berdampak bagi bangsa,” ujarnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., menekankan pentingnya peran profesor sebagai agen perubahan. Ia mengingatkan agar nilai multikultur yang menjadi karakter Ubaya dijaga konsisten serta diiringi peningkatan daya saing riset dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dengan tambahan tersebut, jumlah profesor aktif yang mengajar di Ubaya kini mencapai 36 orang. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update