Notification

×

Iklan

Iklan

Kongres VII FSPMI dan Munas IV SPAI, Harapan Baru Arah Perjuangan Pekerja Indonesia

Minggu, 08 Februari 2026 | Februari 08, 2026 WIB Last Updated 2026-02-08T04:30:42Z
Kilas Java, Surabaya — Perjalanan menuju Kongres VII Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menjadi episode penting dalam dinamika konsolidasi organisasi bagi Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Aneka Industri (PC SPAI) FSPMI Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. 

Dengan semangat kebersamaan, rombongan berangkat menuju Jakarta pada Jumat (7/2/2026) menggunakan satu unit bus mini yang mengangkut 17 peserta.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PC SPAI FSPMI Kota Surabaya, Slamet Raharjo, bersama Ketua PC SPAI FSPMI Kabupaten Sidoarjo, Eko Sunarto. Peserta terdiri atas jajaran Ketua dan Sekretaris PC SPAI FSPMI, serta perwakilan Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPAI FSPMI dari Surabaya dan Sidoarjo.

Dari Surabaya, sejumlah PUK yang turut serta antara lain PUK PT Adhibaladika Agung atau Bukit Darmo Golf, PDTS Kebun Binatang Surabaya, PT Deverindo Indograha Raya, PT G4S Security Services, PT ISS Indonesia Jawa Timur, PT Prosam Plano, serta PT Fast Food Indonesia atau KFC. Sementara dari Kabupaten Sidoarjo, PUK yang tergabung berasal dari CV Boga Lestari, PT Leef Esens Flora, PT Indomarco Prismatama, dan PT Tri Teguh Manunggal Sejati.

Kongres VII FSPMI dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 9 Februari 2026 di Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta. 

Agenda utama kongres meliputi pemilihan Majelis Nasional dan Presiden FSPMI, sekaligus pembahasan arah strategis perjuangan organisasi dalam merespons tantangan ketenagakerjaan nasional yang semakin kompleks.

Pasca-kongres, rangkaian agenda berlanjut dengan Musyawarah Nasional masing-masing Serikat Pekerja Aneka. 

Untuk sektor SPAI, Munas IV SPAI FSPMI akan digelar pada 9–10 Februari 2026. Agenda utama munas ini adalah pemilihan Ketua Umum SPAI FSPMI serta perumusan arah organisasi dan strategi perjuangan SPAI FSPMI untuk lima tahun ke depan.

Ketua PC SPAI FSPMI Surabaya, Slamet Raharjo, menegaskan bahwa Kongres VII FSPMI dan Munas IV SPAI FSPMI merupakan momentum krusial untuk melakukan penyempurnaan struktur organisasi, khususnya di lingkungan SPAI FSPMI. 

Menurutnya, dinamika perjuangan buruh yang terus berkembang menuntut organisasi serikat pekerja untuk semakin adaptif, solid, dan responsif terhadap kebutuhan anggota.

Perubahan dan penyempurnaan struktur organisasi, terutama di SPAI FSPMI, merupakan bagian dari ikhtiar memperkuat perjuangan dan menjawab tantangan zaman, ujarnya.

Perjalanan menuju Jakarta berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Meski hujan mengiringi perjalanan, rombongan bersyukur karena perjalanan berjalan lancar sejak keberangkatan hingga tiba di tujuan. Hujan tersebut dimaknai sebagai pertanda baik, simbol perjuangan yang dilandasi niat tulus dan semangat kolektif.

Di setiap rest area jalan tol, rombongan tidak hanya memanfaatkan waktu untuk beristirahat, tetapi juga menggelar konsolidasi internal. 

Diskusi ringan hingga serius berlangsung untuk menyatukan pandangan, memperkuat komitmen, serta menjaga semangat perjuangan menjelang agenda besar kongres dan munas.

Alhamdulillah, semoga perjalanan ini berjalan lancar dan menjadi awal serta akhir yang baik dalam perjuangan panjang kita ke depan, tutup Slamet Raharjo.

Kongres VII FSPMI dan Munas IV SPAI FSPMI diharapkan menjadi tonggak penting dalam sejarah organisasi. 

Tidak hanya sebagai momentum regenerasi kepemimpinan nasional, tetapi juga sebagai upaya memperkuat persatuan dan memperjelas arah perjuangan kaum pekerja di Indonesia di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan industri yang kian cepat. (Red).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update