Kilas Java, Jakarta - PT Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berempati kepada masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Jasa Raharja yang digelar secara hybrid pada Senin, (5/1/2026) dan diikuti seluruh insan Jasa Raharja di Kantor Pusat, kantor wilayah, serta cabang di seluruh Indonesia.
Selama 65 tahun pengabdian, Jasa Raharja hadir dalam berbagai momen krusial kehidupan masyarakat, khususnya ketika terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Dalam situasi tersebut, perusahaan menjalankan mandat negara sebagai penyelenggara jaminan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum, sekaligus menjadi representasi kehadiran negara melalui pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
Fokus pelayanan tersebut tercermin dari kinerja penyaluran santunan sepanjang 2025. Penyaluran dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, penguatan sistem layanan, serta keterlibatan aktif petugas Jasa Raharja di lapangan untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sekretaris Perusahaan PT Jasa Raharja, Dodi Apriansyah, menegaskan bahwa pelayanan santunan merupakan inti dari mandat yang diemban perusahaan.
Menurutnya, orientasi utama Jasa Raharja bukan semata peningkatan angka kinerja, melainkan menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pelayanan santunan adalah inti mandat Jasa Raharja. Fokus kami bukan hanya meningkatkan, tetapi menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan dirasakan masyarakat. Kecepatan, ketepatan, dan empati bukan pilihan, melainkan standar minimum kehadiran negara melalui Jasa Raharja,” kata Dodi.
Momentum peringatan HUT ke-65 dimaknai sebagai ruang refleksi terhadap kualitas dan relevansi pelayanan yang telah diberikan. Refleksi tersebut diarahkan untuk memastikan bahwa kehadiran Jasa Raharja benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, sejalan dengan perkembangan zaman, serta dikelola dengan integritas sebagai amanat negara.
Evaluasi ini sekaligus menjadi pijakan untuk memperkuat arah kebijakan pelayanan ke depan agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Dalam konteks pelayanan, semangat peringatan HUT tersebut dimaknai sebagai upaya menjaga konsistensi kualitas layanan agar dapat diandalkan secara berkelanjutan. Pelayanan tidak hanya dituntut cepat dan tepat, tetapi juga berkesinambungan, sehingga perlindungan dasar bagi masyarakat dapat terus diberikan secara optimal di tengah dinamika kebutuhan publik.
Sebagai bagian dari penguatan layanan, Jasa Raharja terus mendorong digitalisasi proses layanan secara end-to-end. Upaya tersebut meliputi integrasi data kecelakaan dengan para pemangku kepentingan terkait, serta penyempurnaan tata kelola internal.
Langkah ini diarahkan untuk mempercepat proses pelayanan, meningkatkan akurasi penyaluran santunan, dan menjaga akuntabilitas pengelolaan dana.
Selain berperan di hilir melalui penyaluran santunan, Jasa Raharja juga memperkuat peran di hulu melalui pengembangan ekosistem keselamatan berkendara.
Program pencegahan kecelakaan dijalankan secara terkoordinasi dan berbasis data, dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah. Pendekatan ini menempatkan pelayanan Jasa Raharja tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif.
Ke depan, Jasa Raharja berkomitmen memastikan seluruh nilai yang ditegaskan dalam peringatan HUT ke-65 diwujudkan dalam praktik pelayanan sehari-hari.
Melalui penguatan sistem, peran aktif petugas di lapangan, serta budaya kerja melayani sepenuh hati, perusahaan berupaya menjaga kualitas layanan sebagai wujud amanat negara dan upaya menghadirkan pelayanan publik yang konsisten serta dapat diandalkan oleh masyarakat.



