BREAKING NEWS

PKKMB ITS 2026, Risma Ajak Mahasiswa Baru Bangun Mental Pejuang

KILAS JAVA, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 dengan menghadirkan Dr (HC) Ir Tri Rismaharini MT sebagai pembicara utama, Senin (3/8/2026). 

Di hadapan ribuan mahasiswa baru di GOR Pertamina ITS, mantan Menteri Sosial RI itu menekankan pentingnya membangun mental pejuang, integritas, dan semangat kolaborasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Kehadiran Tri Rismaharini menjadi bagian dari ITS Camp, salah satu agenda utama PKKMB yang mengusung tema Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara. 

Melalui pengalaman panjangnya memimpin Kota Surabaya, ia mengajak mahasiswa memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang menempa karakter sekaligus menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.

"Saya ingin menegaskan pentingnya mental pejuang, integritas, dan kolaborasi untuk menghadapi tantangan global," kata Risma.

Menurut Wali Kota Surabaya periode 2010–2020 itu, kesempatan menempuh pendidikan di ITS merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja keras, inovasi, dan pengabdian. 

Ia menilai keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga kesungguhan memanfaatkan kesempatan yang dimiliki.

"Kesempatan ini harus dibalas dengan kerja keras dan karya nyata, seperti yang selama ini telah ITS berikan melalui inovasi dosen dan mahasiswanya," tuturnya.

Alumnus Arsitektur ITS tersebut juga membagikan pengalamannya membangun Kota Surabaya melalui berbagai inovasi kebijakan. 

Menurutnya, perubahan hanya dapat diwujudkan apabila disertai keberanian mengambil risiko, konsistensi bekerja, dan keteguhan menghadapi berbagai tantangan.

Peraih gelar Doctor Honoris Causa (HC) dari ITS itu menambahkan bahwa berbagai program yang dijalankannya selama memimpin Surabaya tidak lepas dari kontribusi para akademisi dan inovator ITS. 

Kolaborasi tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang mampu menghadirkan solusi bagi persoalan bangsa.

"Sebab, negara ini harus percaya pada kemampuan sumber dayanya, dan tidak bergantung pada pihak lain," tegas Risma.

Pesan serupa disampaikan Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD saat membuka PKKMB. 

Ia mengatakan fase awal kehidupan kampus merupakan momentum penting untuk membentuk lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial.

Menurut Guru Besar Departemen Teknik Mesin ITS itu, tantangan global menuntut perguruan tinggi melahirkan sumber daya manusia yang adaptif sekaligus mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat. 

Karena itu, ITS berupaya menanamkan nilai kepemimpinan, empati, dan keberanian mengambil keputusan sejak mahasiswa memasuki lingkungan akademik.

"ITS mencetak lulusan yang cerdas sekaligus peduli terhadap persoalan bangsa, selaras dengan visi institusi sebagai kampus yang berdampak," ujarnya.

Bambang menambahkan bahwa kemampuan teknis saja tidak lagi cukup menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat. 

Mahasiswa juga dituntut memiliki kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang.

Melalui ITS Camp, mahasiswa baru diperkenalkan pada budaya akademik, nilai-nilai institusi, kehidupan organisasi kemahasiswaan, hingga penguatan karakter. 

Mereka juga didorong membangun jejaring, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.

"Jadikan masa kuliah sebagai waktu terbaik untuk bertumbuh dan mengabdi kepada bangsa," kata Bambang di hadapan ribuan mahasiswa baru.

Pada tahun akademik ini, ITS menerima 7.060 mahasiswa baru yang mengikuti ITS Camp secara bertahap pada 3–5 Agustus 2026. 

Kegiatan dibagi dalam tiga gelombang agar seluruh peserta memperoleh pengalaman pembelajaran yang optimal.

Setiap gelombang mengikuti sesi materi di GOR Pertamina ITS, kegiatan luar ruang di kawasan kampus, pembinaan spiritual di Masjid Manarul Ilmi ITS, serta pembelajaran mandiri melalui Massive Open Online Course (MOOC).

Gelombang pertama diikuti 2.225 mahasiswa yang berasal dari Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) sebanyak 895 mahasiswa, Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) sebanyak 1.160 mahasiswa, serta Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) sebanyak 170 mahasiswa.

Gelombang kedua yang berlangsung pada Selasa (4/8) diikuti 2.405 mahasiswa dari Fakultas Vokasi (FV) sebanyak 1.020 mahasiswa, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) sebanyak 625 mahasiswa, serta Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKB) sebanyak 760 mahasiswa.

Sementara itu, gelombang ketiga pada Rabu (5/8) diikuti 2.430 mahasiswa yang terdiri atas 1.130 mahasiswa Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) dan 1.300 mahasiswa Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTE-IC).

Selain Tri Rismaharini, ITS juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional dalam rangkaian PKKMB 2026. 

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dijadwalkan mengisi materi pada hari kedua, sedangkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof Stella Christie PhD direncanakan menjadi pembicara pada hari ketiga rangkaian ITS Camp.

Penulis: Nayla.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar