Notification

×

Iklan

Iklan

INFOBRAND Gandeng Kemendag, IBOS Expo 2026 Jadi Ajang Strategis Peluang Bisnis

Kamis, 23 April 2026 | April 23, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T11:36:11Z
Kilas Java, Jakarta — Upaya memperkuat fondasi perdagangan dalam negeri kembali menemukan momentumnya. Media INFOBRAND Group menjajaki kolaborasi strategis dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui audiensi yang digelar pada 21 April 2026 di Jakarta. 

Pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan The 2nd IBOS Expo 2026, sebuah pameran peluang bisnis berskala nasional yang menargetkan perluasan jaringan distribusi dan kemitraan usaha.

Audiensi dihadiri langsung Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan. 

Dari pihak penyelenggara, hadir CEO Media INFOBRAND Group Susilowati Ningsih, Pemimpin Redaksi dan Usaha INFOBRAND.ID Syaiful Anwar, serta Ketua Umum Asosiasi Brand Indonesia Tri Raharjo.

Dalam forum tersebut, INFOBRAND Group memaparkan konsep IBOS Expo 2026 sebagai platform yang mempertemukan berbagai model peluang bisnis—mulai dari distributor, agen, reseller, franchise, hingga kemitraan maklon—dengan calon mitra potensial. 

Pameran ini dirancang tidak sekadar menjadi etalase produk, tetapi sebagai ruang business matching yang terstruktur dan terukur.

Menteri Perdagangan Budi Santoso merespons positif inisiatif tersebut. Ia menilai IBOS Expo memiliki relevansi kuat dalam mendorong penguatan perdagangan domestik, terutama melalui perluasan akses pasar dan penguatan jaringan distribusi pelaku usaha. 

Dalam konteks ekonomi yang semakin kompetitif, akses terhadap jaringan distribusi dinilai menjadi faktor krusial bagi pertumbuhan brand nasional.

Dukungan serupa juga disampaikan jajaran Kementerian Perdagangan. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dipandang sebagai instrumen penting dalam menjaga akselerasi pertumbuhan ekonomi, khususnya di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Di sisi lain, CEO Media INFOBRAND Group, Susilowati Ningsih, melihat audiensi ini sebagai pijakan awal untuk membangun sinergi yang lebih luas. IBOS Expo diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga bagian dari strategi kolektif dalam memperkuat daya saing brand nasional di pasar domestik.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Brand Indonesia, Tri Raharjo, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem brand yang berkelanjutan. 

Ia menilai forum seperti IBOS Expo mampu menjadi titik temu strategis antara pelaku usaha, asosiasi, dan pemerintah dalam satu kerangka yang lebih produktif.

IBOS Expo 2026 direncanakan menghadirkan lebih dari 120 brand exhibitor dari berbagai sektor peluang bisnis. Mulai dari distribusi, keagenan, reseller, franchise, hingga kemitraan maklon. 

Penyelenggara juga menargetkan lebih dari 7.500 pengunjung selama tiga hari pelaksanaan, mencerminkan besarnya antusiasme terhadap model bisnis berbasis kemitraan.

Sebagai platform, IBOS Expo membawa pendekatan yang lebih tersegmentasi melalui konsep business matching. Setiap brand tidak hanya mendapatkan eksposur, tetapi juga peluang konkret untuk menjalin kerja sama dengan mitra yang relevan. 

Dukungan ekosistem media, riset, dan komunitas bisnis menjadi nilai tambah yang memperkuat posisi IBOS Expo dalam lanskap pameran bisnis nasional. (Nayla).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update