Notification

×

Iklan

Kolaborasi ITS–Pemprov Sulsel Fokus Transportasi Laut dan Industri Galangan

Kamis, 05 Maret 2026 | Maret 05, 2026 WIB Last Updated 2026-03-05T11:58:34Z
Kilas Java, Surabaya – Sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah terus diperkuat. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang berlangsung pada Kamis (5/3/2026). 

Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah melalui pemanfaatan riset, inovasi, dan teknologi.

Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Jufri Rahman, menyampaikan bahwa provinsi yang mengusung motto Toddopuli tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang besar. 

Wilayahnya terdiri atas ratusan pulau dengan sektor industri dan pelabuhan yang terus berkembang. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi Sulawesi Selatan untuk berperan lebih kuat dalam mendorong perekonomian nasional.

Menurutnya, sejumlah sektor strategis di daerah tersebut membutuhkan dukungan penguatan berbasis teknologi. Salah satu sektor yang dinilai memiliki potensi besar adalah kemaritiman, khususnya pengembangan industri galangan kapal nasional seperti PT Industri Kapal Indonesia yang berlokasi di Makassar. Industri tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas perkapalan di kawasan timur Indonesia.

Selain itu, karakter geografis Sulawesi Selatan yang terdiri dari banyak pulau juga menuntut peningkatan konektivitas antarpulau. Infrastruktur transportasi laut dinilai perlu terus diperkuat agar mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dapat berjalan lebih efisien.

“Karena itu kami berharap kerja sama ini mampu menghadirkan sinergi yang kuat antara Pemprov Sulsel dan ITS dalam merumuskan solusi pembangunan berbasis riset dan teknologi,” ujar Jufri.

Rektor ITS, Bambang Pramujati, menegaskan kesiapan kampusnya untuk berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan di Sulawesi Selatan. 

ITS, kata dia, memiliki keunggulan di bidang kemaritiman dan telah menjadi pusat konsorsium maritim nasional yang melibatkan berbagai perguruan tinggi serta industri strategis.

Melalui konsorsium tersebut, ITS siap mendukung modernisasi desain kapal hingga digitalisasi industri galangan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat daya saing industri maritim nasional, termasuk yang berkembang di Sulawesi Selatan.

Selain sektor maritim, peluang kolaborasi juga terbuka pada pengembangan transportasi air. ITS memiliki banyak dosen dan peneliti yang terlibat dalam berbagai pusat kajian serta fasilitas riset, termasuk Science Techno Park, yang dapat mendukung proses perencanaan hingga pengembangan teknologi.

Tidak hanya itu, kerja sama juga diarahkan pada sektor agraris melalui pengembangan teknologi pertanian modern. ITS mendorong penerapan konsep smart farming dengan memanfaatkan mekanisasi dan elektrifikasi alat pertanian untuk meningkatkan produktivitas lahan.

Di sisi lain, Bambang juga membuka peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia. ITS memberikan kesempatan bagi putra-putri berprestasi asal Sulawesi Selatan untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut, termasuk melalui kemungkinan jalur penerimaan mahasiswa khusus bagi daerah.

Kolaborasi antara ITS dan Pemprov Sulsel ini diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung dalam pembangunan daerah serta penguatan berbagai sektor strategis di wilayah Sulawesi Selatan. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update