Notification

×

Iklan

Kapolda Jatim Buka Puasa Bersama BEM dan OKP se-Jatim, Perkuat Sinergi Jogo Jatim

Rabu, 25 Februari 2026 | Februari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-02-25T06:48:00Z
KILAS JAVA, SURABAYA – Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi antara aparat kepolisian dan kalangan mahasiswa. Kapolda Jawa Timur, Nanang Avianto, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama Badan Eksekutif Mahasiswa, Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus, serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda se-Jawa Timur di Selasar Gedung Patuh Polda Jawa Timur, Selasa (23/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan elemen mahasiswa dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di Jawa Timur. Suasana berlangsung khidmat namun cair, mencerminkan pendekatan persuasif yang ingin dibangun institusi kepolisian.

Acara itu turut dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, para pejabat utama Polda Jatim, ketua dan pengurus organisasi kepemudaan, jajaran BEM se-Jawa Timur, serta sejumlah tokoh pemuda dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Nanang Avianto menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk konkret kehadiran Polri sebagai mitra strategis mahasiswa.

“Kami ingin duduk bersama tanpa sekat, saling mendengarkan, berdialog dengan hangat, dan membangun ikatan emosional yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa merupakan energi intelektual sekaligus kekuatan moral yang memiliki peran signifikan dalam menjaga dinamika sosial tetap konstruktif. Kehadiran mereka dinilai menjadi modal sosial penting bagi stabilitas Jawa Timur.

Kapolda juga menekankan pentingnya dukungan mahasiswa dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif. Sinergi antara kepolisian dan mahasiswa, kata dia, bukan sekadar keharusan normatif, tetapi kebutuhan strategis dalam menjaga stabilitas daerah dan bangsa.

“Kami berharap mahasiswa dapat terus bergandengan tangan dengan Polda Jatim dalam membangun literasi hukum dan kesadaran bermasyarakat,” ucapnya.

Ia mendorong mahasiswa untuk aktif mengedukasi masyarakat dalam menangkal penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengawal isu-isu sosial secara objektif dan bertanggung jawab, serta menjadi pelopor kondusivitas dalam berbagai agenda penting, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Nanang menegaskan, perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, setiap aspirasi harus disampaikan secara tertib, bermartabat, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar, namun demikian setiap aspirasi hendaknya disampaikan secara tertib, bermartabat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen mahasiswa menjadikan momentum tersebut sebagai titik tolak kolaborasi bersama dalam semangat Jogo Jatim guna mewujudkan Jawa Timur yang aman, damai, dan sejahtera.

“Kami berharap silaturahmi yang terjalin ini tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi terus berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata dan komunikasi yang intens demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update