Notification

×

Iklan

Daop 8 Surabaya Perbaiki JPL Jemur Sari hingga Margorejo, Pengguna Jalan Diminta Antisipasi

Rabu, 25 Februari 2026 | Februari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-02-25T08:33:47Z
Kilas Java, Surabaya – Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan Surabaya akan mengalami pengaturan sementara pada akhir Februari ini. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan pekerjaan perbaikan perlintasan sebidang di tiga titik berbeda sebagai bagian dari pemeliharaan prasarana perkeretaapian.

Manajemen KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang timbul selama pekerjaan berlangsung. Perbaikan dilakukan di JPL No. 25 Jalan Jemur Sari Km 10+8/9 petak Wonokromo–Waru, JPL No. 17 Jalan Jagir jalur hilir Km 7+6/7 petak Surabaya Gubeng–Wonokromo, serta JPL No. 22 Jalan Margorejo Km 9+5/6 petak Wonokromo–Waru.

Pekerjaan meliputi pembongkaran perlintasan lama, pengangkatan listring, perapihan konstruksi, hingga pengaspalan ulang. 

Langkah tersebut ditempuh untuk menjaga keandalan jalur kereta api sekaligus memastikan permukaan jalan di sekitar perlintasan tetap aman bagi kendaraan bermotor.

Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan pada malam hingga dini hari dengan skema buka tutup jalan. Pada Rabu, 25 Februari 2026 hingga Kamis, 26 Februari 2026 pukul 21.00–05.00 WIB, pekerjaan dilakukan di Jalan Jemur Sari. 

Selanjutnya, Kamis, 26 Februari 2026 hingga Jumat, 27 Februari 2026 pada jam yang sama, perbaikan berlangsung di Jalan Jagir jalur hilir. Adapun Jumat, 27 Februari 2026 hingga Sabtu, 28 Februari 2026 pukul 21.00–05.00 WIB, pekerjaan dilaksanakan di Jalan Margorejo.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan perawatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan operasional. 

“Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembongkaran perlintasan, pengangkatan listring, serta pengaspalan ulang. Upaya ini bertujuan untuk memastikan jalur kereta api tetap dalam kondisi prima dan aman,” ujarnya.

Menurut dia, pemeliharaan berkala menjadi kebutuhan mendasar dalam sistem transportasi berbasis rel. Kondisi perlintasan sebidang yang tidak terawat berpotensi menimbulkan gangguan perjalanan kereta maupun risiko bagi pengguna jalan.

Selama pekerjaan berlangsung, KAI Daop 8 Surabaya berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat untuk pengaturan arus lalu lintas. Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional dengan pengamanan petugas di lapangan.

KAI mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif serta merencanakan waktu perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi pekerjaan. 

Perusahaan menyatakan perawatan prasarana ini merupakan bagian dari tanggung jawab operasional guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api dan keamanan pengguna jalan tetap terjaga. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update