Notification

×

Iklan

Iklan

ONMIPA-PT 2026 Digelar di UNAIR Surabaya, 260 Mahasiswa Terbaik Indonesia Bertanding

Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB Last Updated 2026-06-08T14:35:31Z
KILAS JAVA, SURABAYA – Kampus Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi titik temu para mahasiswa terbaik bidang sains dari berbagai penjuru Indonesia. Sebanyak 260 finalis dari 85 perguruan tinggi resmi berkompetisi dalam Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 yang berlangsung pada 8–11 Juni 2026 di Kampus MERR-C, Surabaya.

Ajang yang selama ini dikenal sebagai barometer prestasi akademik mahasiswa di bidang sains dasar tersebut mempertemukan para talenta unggul hasil seleksi ketat dari 3.712 peserta pada tahap wilayah. Mereka akan bersaing dalam empat cabang lomba, yakni Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin mengatakan, ONMIPA tidak hanya menjadi arena kompetisi akademik, tetapi juga ruang strategis untuk menumbuhkan budaya berpikir kritis, inovatif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi dunia saat ini semakin kompleks. Kemajuan teknologi digital, perkembangan kecerdasan buatan, perubahan ekonomi global, persoalan kesehatan, hingga isu lingkungan membutuhkan solusi yang lahir dari riset dan penguasaan ilmu pengetahuan yang kuat.

“Kepercayaan menjadi tuan rumah ONMIPA kami maknai sebagai amanah untuk menghadirkan kompetisi yang berkualitas, transparan, dan memberikan pengalaman berharga bagi para peserta,” ujarnya saat membuka ONMIPA-PT 2026 di Aula Garuda Mukti, Senin (8/6).

Ia menegaskan bahwa matematika dan ilmu pengetahuan alam memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan masa depan. Karena itu, keberadaan mahasiswa-mahasiswa terbaik dalam kompetisi tersebut menjadi aset berharga bagi kemajuan bangsa.

“Perkembangan teknologi, disrupsi kecerdasan buatan, dinamika ekonomi global, tantangan kesehatan, hingga isu keberlanjutan lingkungan menghadirkan persoalan yang semakin kompleks. Di sinilah matematika dan ilmu pengetahuan alam memainkan peran yang sangat fundamental,” katanya.

Lebih jauh, Madyan menilai para finalis ONMIPA merupakan generasi yang berpotensi menjadi motor penggerak kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia. Mereka diharapkan tidak hanya unggul dalam capaian akademik, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAIR Prof Ir Mochammad Amin Alamsjah MSi PhD mengungkapkan bahwa masing-masing bidang lomba tahun ini diikuti 65 peserta. Seluruh finalis telah melalui proses seleksi berjenjang yang menyaring ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Menurut Amin, penyelenggaraan ONMIPA-PT 2026 mendapat perhatian serius dari UNAIR. Berbagai fasilitas dan kebutuhan teknis telah dipersiapkan secara maksimal untuk memastikan kompetisi berjalan lancar.

“Kami menyediakan fasilitas dan infrastruktur dengan zero kendala. Selain itu, kami juga berkomitmen menjaga fairness dan independensi selama kompetisi berlangsung,” ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan yang bersih dan profesional, UNAIR menerjunkan tim mahasiswa terlatih yang bertugas mendampingi dewan juri selama proses kompetisi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas perlombaan sekaligus menutup peluang terjadinya kecurangan.

Selain menjadi arena adu kemampuan, ONMIPA-PT juga menjadi wadah pertukaran gagasan dan penguatan jejaring akademik antar-mahasiswa dari berbagai daerah. Selama empat hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya diuji melalui soal-soal berstandar tinggi, tetapi juga mendapatkan kesempatan berinteraksi dengan sesama talenta muda yang memiliki minat dan kompetensi serupa di bidang sains.

Di tengah kebutuhan Indonesia terhadap sumber daya manusia unggul di bidang riset dan teknologi, ONMIPA-PT 2026 menjadi salah satu panggung penting untuk menemukan sekaligus mengembangkan calon-calon ilmuwan, peneliti, dan inovator yang akan berperan dalam menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang. (Nayla).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update