Libur Sekolah dan Piala Dunia 2026 Dongkrak Penumpang Kereta, Transaksi Loko Cafe Gubeng Naik 20 Persen
Kilas Java, Surabaya – Momentum libur sekolah yang bertepatan dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 membawa dampak positif terhadap aktivitas di Stasiun Surabaya Gubeng. Tidak hanya terjadi peningkatan jumlah pelanggan kereta api, fasilitas nonton bareng pertandingan Piala Dunia di Loko Cafe juga menjadi magnet baru yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus mendongkrak transaksi penjualan.
Suasana di Loko Cafe selama penyelenggaraan Piala Dunia dibuat lebih semarak melalui berbagai dekorasi bertema sepak bola. Ornamen khas turnamen terbesar di dunia itu menghiasi area kafe, sementara para petugas tampil mengenakan jersey tim nasional peserta Piala Dunia sehingga menghadirkan atmosfer layaknya berada di stadion.
Regional Head 8 Surabaya KAI Services Robert Soehardi mengatakan, antusiasme pelanggan terhadap tayangan Piala Dunia di Loko Cafe sangat tinggi. Menurutnya, konsep yang memadukan layanan kuliner dengan pengalaman menyaksikan pertandingan sepak bola terbukti mendapat respons positif dari masyarakat.
"Penayangan Piala Dunia ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi pelanggan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kinerja Loko Cafe. Selama pelaksanaan Piala Dunia, transaksi di Loko Cafe Stasiun Surabaya Gubeng meningkat hingga 20 persen dibandingkan hari biasa. Hal ini menunjukkan bahwa konsep menggabungkan layanan kuliner dengan pengalaman menonton pertandingan mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat," ujarnya.
Di sisi lain, peningkatan aktivitas juga tercermin dari tingginya volume pelanggan kereta api selama masa libur sekolah. KAI Daop 8 Surabaya mencatat rata-rata melayani 38.135 pelanggan naik dan turun setiap hari. Jumlah tersebut terdiri atas 19.001 penumpang berangkat dan 19.134 penumpang tiba.
Angka tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan hari biasa yang rata-rata melayani 35.272 pelanggan per hari, dengan rincian 17.640 penumpang berangkat dan 17.632 penumpang tiba. Lonjakan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memilih transportasi kereta api sebagai moda perjalanan selama musim liburan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan bahwa libur sekolah selalu menjadi salah satu periode dengan tingkat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.
Sejak awal masa liburan, peningkatan volume pelanggan terjadi di sejumlah stasiun, termasuk Stasiun Surabaya Gubeng yang menjadi salah satu stasiun tersibuk di wilayah Daop 8 Surabaya.
"Libur sekolah menjadi salah satu momentum meningkatnya penggunaan transportasi kereta api. Banyak masyarakat memanfaatkan momen ini untuk berwisata maupun bersilaturahmi bersama keluarga.
KAI Daop 8 Surabaya telah mengantisipasi peningkatan tersebut dengan memastikan seluruh aspek operasional, pelayanan, serta fasilitas di stasiun dan di atas kereta siap melayani pelanggan secara optimal," kata Mahendro.
Selain memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu, KAI terus memperkuat kualitas layanan melalui berbagai fasilitas pendukung di kawasan stasiun. Salah satunya menghadirkan tayangan Piala Dunia di Loko Cafe Stasiun Surabaya Gubeng sebagai bagian dari kolaborasi KAI Group untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih menarik bagi pelanggan selama masa libur sekolah. (Nayla).