Dukung Asta Cita, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Tanam Raya Jagung di Kenjeran

Kilas Java, Surabaya – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor di daerah. Di Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Polsek Kenjeran menggelar tanam raya jagung di lahan ketahanan pangan yang berada di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu agenda strategis pembangunan nasional. Penanaman dilakukan di lahan seluas sekitar 400 meter persegi dengan memanfaatkan benih jagung manis sebagai komoditas utama.

Tanam raya dipimpin Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto didampingi Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Soni. Kegiatan turut diikuti personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak, anggota Polsek Kenjeran, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya, serta Kelompok Tani Nandur Makmur.

Sebelum proses penanaman dimulai, seluruh peserta mengikuti apel pagi yang dipimpin Kapolsek Kenjeran. Apel tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan sesuai dengan rencana.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan penanaman dilakukan menggunakan sekitar dua kilogram benih jagung manis di lahan ketahanan pangan kawasan Tambak Wedi.

Menurut Suroto, kegiatan itu merupakan bagian dari program berkelanjutan yang diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Ia menjelaskan lahan yang dikelola merupakan aset milik Pemerintah Kota Surabaya dengan luas sekitar satu hektare. Lahan tersebut dimanfaatkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak sebagai kawasan pendukung program ketahanan pangan melalui kerja sama dengan kelompok tani setempat.

Dalam pengelolaannya, petani menerapkan pola tanam bergiliran. Sistem tersebut dinilai mampu mempermudah proses pemeliharaan tanaman, pengawasan pertumbuhan, hingga pengaturan jadwal panen sehingga produktivitas lahan dapat dijaga secara berkelanjutan.

Selain menjaga kualitas hasil panen, pola tanam bertahap juga memungkinkan pasokan jagung kepada masyarakat tetap tersedia secara lebih stabil. 

Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi pengelolaan pertanian yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada keberlanjutan distribusi hasil panen.

Melalui sinergi antara kepolisian, Pemerintah Kota Surabaya, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, program ketahanan pangan di kawasan Tambak Wedi diharapkan terus berkembang. 

Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat peran berbagai pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sebagai salah satu penopang swasembada pangan nasional. (Nayla).
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url