Notification

×

Iklan

Iklan

Menaker Yassierli Lepas 649 Pemudik Warmindo Indomie, Dorong Kepedulian dan Kemakmuran Bersama

Rabu, 18 Maret 2026 | Maret 18, 2026 WIB Last Updated 2026-03-18T13:38:10Z
KILAS JAVA, BEKASI – Momentum mudik Lebaran dimanfaatkan untuk memperkuat relasi sosial-ekonomi antara perusahaan dan mitra usaha. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa program mudik bersama bukan sekadar fasilitas pulang kampung, melainkan manifestasi kepedulian korporasi dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan saat pelepasan 649 pemudik yang merupakan mitra pelaku usaha Warung Makan Indomie (Warmindo) beserta keluarganya di Islamic Center Bekasi, Rabu (18/3/2026). Ratusan peserta diberangkatkan menggunakan 11 armada bus menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Menurut Yassierli, program tersebut mencerminkan relasi bisnis yang tidak semata transaksional, melainkan berbasis nilai kebersamaan. Ia menilai perusahaan perlu menghadirkan ekosistem usaha yang memungkinkan mitra berkembang secara simultan.

“Program mudik bersama ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada para mitra usahanya, agar bisa terus tumbuh dan maju bersama,” ujarnya.

Kehadiran Kementerian Ketenagakerjaan dalam kegiatan ini, lanjutnya, merupakan bentuk apresiasi terhadap inisiatif korporasi yang dinilai memberi dampak nyata. Program tahunan yang digagas PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk tersebut bahkan dinilai layak menjadi model praktik baik bagi dunia usaha nasional.

Ia menekankan bahwa fondasi hubungan industrial yang sehat tidak hanya bertumpu pada proses produksi, tetapi juga distribusi manfaat ekonomi. Dalam kerangka itu, pekerja, pengusaha, dan mitra usaha harus ditempatkan sebagai entitas yang saling menguatkan.

“Hasil usaha yang diterima perusahaan harus dinikmati bersama. Inilah esensi kemakmuran bersama yang kita tuju,” katanya.

Dalam konteks Lebaran, Yassierli juga menyoroti kewajiban perusahaan dalam membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR). Ia memastikan pemerintah membuka Posko THR di pusat dan daerah guna mengawal kepatuhan serta menindaklanjuti setiap aduan pekerja.

“Setiap aduan kami tindak lanjuti melalui pengawas ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa THR merupakan hak normatif pekerja yang wajib dibayarkan secara penuh dan tidak boleh dicicil. Pemerintah, kata dia, akan melakukan verifikasi terhadap laporan keterlambatan maupun indikasi penghindaran kewajiban oleh perusahaan.

Di sisi lain, Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Suzi Indriani, menyebut program Mudik Bersama Indomie sebagai bentuk penghargaan terhadap pelaku UMKM yang selama ini menjadi bagian penting dalam distribusi dan popularitas produk.

Menurutnya, keberadaan Warmindo tidak hanya berperan sebagai kanal penjualan, tetapi juga sebagai simpul budaya kuliner yang memperkuat kedekatan produk dengan masyarakat.

“Kami ingin terus bertumbuh bersama, Indomie dengan berbagai inovasinya, dan Warmindo sebagai destinasi favorit para penikmatnya,” ujarnya.

Program mudik bersama ini menjadi bagian dari strategi penguatan relasi kemitraan yang tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga sosial, terutama dalam momentum Lebaran yang sarat nilai kekeluargaan. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update