Notification

×

Iklan

Jelang Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya Siagakan 1.013 Personel dan Pastikan 1.118 Jembatan Aman

Rabu, 04 Maret 2026 | Maret 04, 2026 WIB Last Updated 2026-03-04T11:32:20Z
Kilas Java,Surabaya – Mobilitas masyarakat dipastikan melonjak tajam pada masa Angkutan Lebaran 2026. Mengantisipasi lonjakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memperkuat kesiapan infrastruktur sekaligus menambah personel siaga demi menjamin perjalanan kereta api tetap aman dan lancar.

Di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya, total lintas operasional mencapai 578,396 kilometer spoor. Pada jalur sepanjang itu berdiri 1.118 jembatan yang terdiri atas 211 jembatan Kelas I, 161 jembatan Kelas II, dan 746 jembatan Kelas III. Seluruhnya telah menjalani pemeriksaan menyeluruh menjelang periode mudik dan arus balik.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan berlapis. Tim Unit Jalan Rel dan Jembatan melakukan pengecekan detail mulai dari sambungan rel, bantalan, wesel, drainase, hingga struktur utama jembatan.

“Pemeriksaan dan pemeliharaan kami lakukan intensif, baik rutin maupun preventif. Semua komponen dipastikan dalam kondisi prima agar aman dilalui kereta api selama masa Angkutan Lebaran,” ujarnya.

KAI menerapkan tiga pola perawatan, yakni rutin, preventif, dan korektif. Perawatan rutin dilakukan sesuai jadwal teknis. Perawatan preventif untuk mencegah potensi kerusakan lebih dini. Sedangkan korektif dilakukan jika ditemukan gangguan yang perlu segera diperbaiki. Skema ini diklaim efektif menekan risiko gangguan operasional.

Tak hanya itu, frekuensi inspeksi jalur juga ditingkatkan di luar jadwal reguler. Pemeriksaan dilakukan melalui lokrit dan bordesrit, tilik perlintasan, inspeksi penjaga jalan rel, hingga pengawasan di Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus). Langkah ini diperketat terutama saat cuaca ekstrem dan musim hujan.

Untuk Angkutan Lebaran tahun ini, terdapat enam titik Dapsus yang menjadi perhatian utama, dua di lintas utara dan empat di lintas selatan. Personel siaga ditempatkan di lokasi tersebut dengan dukungan peralatan yang memadai.

Secara keseluruhan, sebanyak 1.013 personel disiapkan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Rinciannya, 856 petugas reguler dan 157 petugas ekstra. Petugas tambahan meliputi 40 pemeriksa jalur ekstra, 106 penjaga perlintasan ekstra di titik-titik ramai kendaraan, serta 11 petugas daerah khusus di lokasi Dapsus.

KAI juga menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di sejumlah emplasemen, dekat titik rawan, serta kantor resor. Peralatan tersebut disiapkan agar penanganan gangguan di lapangan bisa dilakukan cepat dan tepat.

Dari sisi okupansi, penjualan tiket kereta api jarak jauh di wilayah Daop 8 hingga Rabu (4/3) telah menembus 261.728 tiket atau sekitar 47 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk. Angka itu merupakan akumulasi keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).

Tanggal favorit pemudik sementara ini tercatat pada 18 Maret dengan 22.798 tiket terjual, disusul 19 Maret sebanyak 21.324 tiket, serta 17 Maret sebanyak 20.031 tiket. KAI memprediksi penjualan masih akan terus bergerak naik mendekati Idulfitri.

Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, Daop 8 mengoperasikan 59 perjalanan kereta api jarak jauh per hari. Terdiri atas 49 KA reguler, lima KA tambahan dari Surabaya Gubeng, tiga KA tambahan dari Surabaya Pasarturi, serta dua KA tambahan dari Malang.

Selain itu, tersedia 188.288 tiket dengan potongan tarif 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Hingga kini, 86.916 tiket diskon telah terjual, sementara 101.372 tiket masih bisa dipesan melalui kanal resmi penjualan. (Nay).
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update